Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli Kecelakaan Beruntun Berujung Maut, Pengemudi Diduga Konsumsi Miras

Presiden Jokowi Sebut 19 Perusahaan Mulai Vaksinasi Gotong Royong

- Apahabar.com Selasa, 18 Mei 2021 - 11:31 WIB

Presiden Jokowi Sebut 19 Perusahaan Mulai Vaksinasi Gotong Royong

Presiden Jokowi. Foto: Dok. Sekretariat Negara RI

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Jokowi menyatakan 19 perusahaan sudah mulai melaksanakan program vaksinasi Covid-19 Gotong Royong pada Selasa (18/5) ini. Belasan perusahaan itu bergerak di sektor manufaktur.

“Hari ini saya mengunjungi PT Unilever Indonesia Tbk yang bersama-sama dengan 18 perusahaan telah memulai vaksinasi gotong royong,” ucap Jokowi dalam Peninjauan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja di Kabupaten Bekasi, Selasa (18/5).

Selain Unilever Indonesia, beberapa perusahaan lain yang menyelenggarakan vaksinasi gotong royong adalah Asia Pulp and Paper (APP Sinar Mas) dan PT Chandra Asri Petrochemical.

Jokowi menyatakan perusahaan memberikan vaksin secara gratis kepada seluruh karyawannya. Hal ini merupakan bentuk kerja sama sektor swasta dengan pemerintah.

“Kami harapkan vaksinasi gotong royong ini bisa mempercepat proses vaksinasi yang dilakukan,” terang Jokowi, dilansir dari CNN Indonesia.

Ia mengatakan pasokan untuk vaksinasi gotong royong baru tersedia 420 ribu dosis. Padahal, komitmen yang sudah dikantongi pemerintah mencapai 30 juta dosis.

“Membeli vaksin bukan barang mudah karena menjadi rebutan dari 215 negara yang ada di dunia ini, semuanya ingin dapat vaksin dan Alhamdulillah untuk vaksin gotong royong pada tahapan pertama kami telah mendapatkan 420 ribu vaksin,” jelas Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan harga pembelian vaksin merek Sinopharm melalui PT Bio Farma (Persero) yang akan digunakan untuk vaksin gotong royong senilai Rp321.660 per dosis. Sementara, tarif maksimal layanannya sebesar Rp177.910 per dosis.

Penetapan ini tertuang di Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin Covid-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong. Penetapan berlaku mulai 11 Mei 2021.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

51 Orang di Kawasan Tambang PT Freeport Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jadi Ketua DPD, Berapa Kekayaan La Nyalla Mattalitti?
apahabar.com

Nasional

Surya Paloh Bingung, Apa yang Dicari UU Ketahanan Keluarga
apahabar.com

Nasional

Polisi Amankan 40 Terduga Preman Bandung
Vaksin

Nasional

Soal Vaksin Covid-19, IDI Tunggu BPOM Keluarkan Izin
apahabar.com

Nasional

Seluruh Penumpang Lion Air Selamat
apahabar.com

Nasional

Cegah PHK, Presiden Ingin Sektor Rill Diselamatkan
apahabar.com

Nasional

Breaking News: Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Jadi 4 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com