Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

RI Sudah Amankan 75 Juta Dosis Vaksin Corona

- Apahabar.com Minggu, 9 Mei 2021 - 11:40 WIB

RI Sudah Amankan 75 Juta Dosis Vaksin Corona

Presiden Joko Widodo menyaksikan penyuntikan vaksin Covid-19 untuk aktor Nicholas Saputra sebagai perwakilan seniman dan budayawan yang mendapat vaksinasi di Galeri Nasional Indonesia Jakarta, Senin (19/4/2021). Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Agus Suparto via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo memastikan pemerintah telah mengamankan 75 juta dosis vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Dalam akun resmi Instagramnya, Jokowi mengatakan vaksin tersebut tiba pada Sabtu (8/5/2021).

“Hari ini, sebanyak 1,389 juta dosis vaksin siap pakai AstraZeneca dari Covax Facility kembali tiba di Indonesia. Dihitung-hitung, secara keseluruhan Indonesia telah mengamankan 75,91 juta dosis vaksin dari Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm,” ujar dalam keterangan foto, pesawat yang mengangkut vaksin.

Dia mengatakan vaksin-vaksin sudah tersedia dan masih akan terus kita datangkan. Dia berharap masyarakat mendukung program vaksinasi seraya tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya, RI menerima batch ke-1 dan ke-2 vaksin itu Maret dan April lalu. Pada 8 Maret 2021 sebanyak 1.113.600 dosis vaksin dan 26 April 2021 sebanyak 3.852.000 vaksin.

Pada 6 Mei, RI juga menerima fase pertama dari batch ketiga ini sebanyak 55.300 dosis. Sehingga total vaksin Astrazeneca batch ke-3 ini lebih dari 1,4 juta.

Selain itu, Indonesia juga mengimpor vaksin lain, yakni Sinopharm dalam bentuk vaksin jadi serta Sinovac baik dalam bentuk vaksin jadi maupun bahan baku. Dari 11 kali pengiriman, Sinovac menjadi mayoritas dengan jumlah delapan kali.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jika Pemerintah Terapkan Tatanan New Normal, Simak Permintaan IDI
apahabar.com

Nasional

Belum Pilpres, BPN Prabowo-Sandi Sudah ‘Bagi-bagi Kursi’ Menteri
apahabar.com

Nasional

Ke Bukit Soeharto, Jokowi Tatap Calon Ibukota Baru
apahabar.com

Nasional

Ungkap Kematian Editor Metro TV, Polisi Cari Barbuk Lain
apahabar.com

Nasional

4 Anggota DPRD Kalteng Didakwa Terima Suap dari Anak Usaha Sinarmas
Mafia Tanah

Nasional

Perseteruan Dino Djalal Vs Fredy, Bongkar Ulah Mafia Tanah
apahabar.com

Nasional

Mitra Kukar Bawa 22 Pemain Hadapi Sriwijaya
apahabar.com

Nasional

Stabilitas Terjaga, Prospek Perekonomian Indonesia Diyakini Membaik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com