Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

RSD Idaman Banjarbaru Kena Semprot, Wali Kota Beberkan Hasil Sidak

- Apahabar.com Senin, 3 Mei 2021 - 22:30 WIB

RSD Idaman Banjarbaru Kena Semprot, Wali Kota Beberkan Hasil Sidak

Aditya Mufti Ariffin saat menggelar sidak di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARBARU – Kualitas pelayanan Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru disorot.

Sorotan tak hanya dari pasien dan masyarakat umum, tetapi juga dari pemimpin nomor satu di Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

Usai melakukan sidak, Aditya mengungkap sejumlah catatan terkait kinerja rumah sakit.

Pertama, petugas piket tidak stanby 24 jam. Dalam sidaknya kemarin, dia hanya menemui satpam dan tenaga kesehatan.

Kemudian, di lobi rumah sakit dia menemukan tumpukan alat kesehatan. Semestinya, peralatan tersebut diletakkan di gudang.

“Nah, lobi ini bukan tempat untuk menumpuk barang. Bukan gudang. Dan ini sangat banyak jumlahnya. Ini sangat kita sayangkan. Apakah barang tersebut tidak digunakan lagi? Cuma sebagian kita lihat masih baru, tetapi juga tidak terjaga, tidak terawat di sana. Ini kenapa? Ada apa di sana?” ucapnya heran.

Hal lain yang menyulut emosinya saat melihat bed baru yang masih rapi terbungkus plastik beserta kardusnya berada di luar gedung RSD Idaman.

“Ada beberapa bed kita temukan masih baru, masih terbungkus, masih kotakan itu diletakkan di luar dari gedung. Apakah barang ini bukan milik rumah sakit? Kok di luar? Kena hujan panas ini. Sayang apabila rusak itu dibeli dengan uang rakyat untuk melayani rakyat. Kok malah disia – siakan. Ini juga catatan kami,” terangnya.

Sebelumnya, Aditya meminta pihak dewan pengawas untuk melakukan evaluasi dan melakukan pembenahan masalah internal. Dia meminta dewan pengawas lebih aktif dalam melakukan pengawasan, baik dalam hal pelayanan maupun fasilitas.

Aditya juga meminta dewan pengawas turun langsung ke lapangan untuk memantau kinerja manajemen.

“Mereka harus turun langsung ke lapangan mendampingi tenaga kesehatan dalam memberi pelayanan, sehingga mereka tahu apa yang dikerjakan oleh tenaga kesehatan. Apakah sudah optimal atau belum? Dan kita minta laporan setiap bulannya kepada dewan pengawas,” jelasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Minta Warga Doakan Nadjmi Adhani, Jaya: Jangan Berduka Berkepanjangan

Pemko Banjarbaru

Siap – Siap, Banjarbaru Usulkan Rekrut Ratusan PPPK dan PNS di CPNS 2021
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Nadjmi Buka MTQ ke XVII Kota Banjarbaru
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Hari Pertama Ajaran Baru, Nadjmi Kunjungi Sekolah
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Bahas Wisuda ULM 2020, Pjs Wali Kota Banjarbaru Hadiri Rapat bersama Tim Satgas Covid-19
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Momen Maulid Nabi, Ketua GOW Banjarbaru Ajak Masyarakat Perbaiki Diri
Kunjungi Petani Milineal

Pemko Banjarbaru

Kunjungi Petani Milineal di Cempaka, Sekdakot Banjarbaru: Pertanian Sangat Menjanjikan
Banjarbaru

Pemko Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Terima DSP 500 Juta dari Menko PMK untuk Korban Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com