BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas Polemik Dugaan Penyelewengan Dana Bumdes Saradang Tabalong Kembali Meruncing

Satgas Covid-19 Banjarbaru Beri Lampu Hijau, Kebun Raya Banua Kembali Dibuka

- Apahabar.com Minggu, 30 Mei 2021 - 08:07 WIB

Satgas Covid-19 Banjarbaru Beri Lampu Hijau, Kebun Raya Banua Kembali Dibuka

Kebun Raya Banua milik Pemprov Kalsel. Foto: travelingyuk.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kebun Raya Banua (KRB) kini telah resmi dibuka kembali, setelah mendapatkan lampu hijau atau izin dari Satgas Covid-19 Banjarbaru.

KRB milik Pemprov Kalsel ini sempat tutup selama satu tahun lebih karena pagebluk Covid-19.

Kepala UPTD KRB, Agung Sriyono, mengatakan kebun yang lokasinya tak jauh dari Setdaprov Kalsel itu dibuka setelah pihaknya mendapatkan izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Banjarbaru.

“Kemarin waktu Ramadan sempat dibuka. Namun ditutup lagi. Karena ada arahan Wali Kota Banjarbaru, lalu kami buka lagi,” ujarnya, Minggu (30/5).

Namun, Kebun Raya Banua ini dibuka untuk umum hanya saat hari kerja. Dari Senin hingga Jumat, pukul 08.00 sampai 16.00 Wita. Sedang Sabtu dan Minggu ditutup.

“Ini dikarenakan pandemi Covid-19 di Kalsel, khususnya di Banjarbaru belum melandai. Jadi tidak bisa langsung membuka KRB ini setiap hari,” bebernya.

Selain membatasi jadwal kunjungan, Agung bilang, pihaknya juga menjaga ketat protokol kesehatan di area Kebun Raya Banua dengan ketat.

“Apalagi sekolah sudah dibuka kembali nanti, banyak anak yang berkunjung,” imbuhnya.

Dibangun secara bertahap sejak 2013, Kebun Raya Banua kini menjadi lokasi konservasi tanaman, tempat penelitian, penyelidikan, jasa lingkungan dan destinasi wisata.

Mengenai konservasi, kebun raya itu lebih menekankan untuk pelestarian tumbuhan berkhasiat obat dan tumbuhan lainnya, yang memiliki nilai ilmu pengetahuan dan potensi ekonomi.

Selain tumbuhan obat, di kawasan itu juga menjadi lokasi penanaman buah-buahan dan tanaman yang mulai langka. Misalnya, beragam jenis durian Banua serta anggrek endemik Kalimantan.

Saat ini sudah ada banyak jenis tanaman di kebun raya yang terbagi menjadi 12 zona. Mulai dari zona tanaman obat, buah, kayu, tanaman air tawar dan sebagainya. Di samping itu, ada banyak spot menarik untuk berfoto. Seperti, taman labirin, embung dan lain-lain.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Yuni Abdi Nur Sulaiman

Tak Berkategori

Ketua DPD Instruksikan Fraksi Golkar Bantu Warga dan Terlibat Atasi Banjir
apahabar.com

Tak Berkategori

Pecinta Kicau Burung dan Balogo di HSS Segera Miliki Tempat Permanen
apahabar.com

Kalbar

Idulfitri, Prajurit Kodim Banjarmasin Siaga PSBB Jilid III
apahabar.com

Tak Berkategori

Reses di Balangan, Supian HK Serap Aspirasi Masyarakat
apahabar.com

Tak Berkategori

Karate Open Tournament, Paman Birin: Karateka Sejati Anti Korupsi
apahabar.com

Tak Berkategori

Tegas! Imam Besar Al Azhar Kairo Bakal Tuntut Penghina Rasulullah di Pengadilan Internasional

Tak Berkategori

Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan
apahabar.com

Tak Berkategori

Berdiri 2012, Nasib Unit Pengolahan Ikan Batola Kini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com