Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI Jalan Tikus Masuk Kalteng di Kapuas Juga Dijaga Ketat Petugas

Sebabkan Macet dan Menyalahi Aturan, PKL di Banjarbaru Bakal Ditertibkan

- Apahabar.com Sabtu, 1 Mei 2021 - 14:28 WIB

Sebabkan Macet dan Menyalahi Aturan, PKL di Banjarbaru Bakal Ditertibkan

Lapak PKL yang berada di atas drainase di Karang Anyar. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Menyalahi aturan dan menyebabkan macet, Pedagang Kaki Lima (PKL) khusunya di Jalan Karang Anyar dan Karang So Banjarbaru bakal ditertibkan.

Sebelum tindakan tegas itu dilakukan, pihak kelurahan setempat sudah melayangkan surat pemberitahuan dan teguran, agar para PKL tak lagi menggelar dagangan di badan jalan tepatnya di area hijau dan drainase.

“Kami sudab menyerahkan surat imbauan dan teguran, mungkin nanti tiga kali imbauan. Kalau tidak patuh ya urusannya ke Kecamatan sama Satpol PP untuk penindakan itu, yang kami tegur itu Jalan Karang Anyar dan Jalan Karang So,” ujar Lurah Loktabat Utara, Fuad Rachman kepada apahabar.com, beberapa waktu lalu.

Disana katanya PKL nakal tidak mempedulikan lingkungan, mendirikan bangunan di atas drainase misalnya, ditambah membuang sampahnya langsung ke drainase. Maka dikhawatirkan akan terjadi masalah baru yakni banjir.

“Selain macet, itu di atas drainase sampahnya bagaimana, nanti kalau hujan meluap, ke jalan banjir dan melapornya ke pemerintah kota. Dan biasanya para PKL itu orang luar yang bukan bertempat di sana jadi tidak memikirkan permasalahan lingkungan di tempat dia berjualan,” ucapnya.

Terdata, kata Fuad ada sekitar 40 PKL yang menyalahi aturan.

“Karena memang di kawasan itu banyak dilintasi orang. Yang kami pantau di atas drainase itu sekitar 40 PKL, karena sekarang kuliner padat. Juga telah ditindaklanjuti pedagang yang menggunakan mobil di depan Komplek Pondok Kelapa, itu jalur hijau,” jelasnya.

Selain memberikan teguran kepada para PKL nakal, pihaknya juga mendata kafe -kafe yang berada di kawasan tersebut, sebab menurut pantauannya banyak bangunan berupa rumah yang dialihfungsikan menjadi kafe tanpa mengantongi izin usaha.

“Banyak sekali ditemukan bangunan beralih fungsi menjadi cafe. Jadi selain terkait PKL ini kami juga mendata kafe-kafe ini memiliki izin operasional apa tidak,” terangnya.

Meski demikian, mengingat saat ini bulan suci Ramadan. Fuad masih mentoleransi para PKL nakal dengan tidak menertibkan, melainkan meminta untuk memundurkan tempat jualannya.

“Tapi dikarenakan sekarang bulan puasa kami mentoleransi namun setelah bulan puasa tidak ada lagi toleran. Tapi jika ada yang benar-benar mengganggu maka akan ditertibkan nanti oleh Satpol PP,” tuntasnya.

Seperti diketahui Pemkot Banjarbaru melalui Lurah dan Camat, sudah memberikan surat teguran kepada para PKL yang melanggar di beberapa titik di Kota Banjarbaru.

Menurut Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono para PKL yang menggelar dagangannya di badan jalan sudah menyalahi aturan pemerintah.

“PKL yang ada di trotoar, selain dapat mengganggu kenyamanan bagi pengguna jalan, juga bangunan tersebut dapat menyebabkan banjir,” ucapnya.

“Karena secara peraturan dan estetika kurang baik, jika terjadi hujan deras, bangunan tersebut membuat penyumbatan pada aliran-aliran air,” terang Wartono.

Apabila, lanjutnya PKL yang diberikan surat teguran masih kokoh melanggar, maka terpaksa akan diberikan penertiban berupa pembongkaran.

“Kita akan lakukan pembongkaran seperti yang ada di depan Rumah Sakit Idaman, (RSDI) Kota Banjarbaru,” tambahnya

Wartono berharap masyarakat dapat mengerti, karena semua demi kenyamanan masyarakat Kota Banjarbaru.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Anak-Anak Pengungsi Korban Kebakaran di Kotabaru Trauma?
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Hutan dan Lahan Masih Bayangi Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Petani Berharap Tuah Tanam Ulang Sawah Eks HPS 2018
apahabar.com

Kalsel

Polisi Mulai Bongkar Aksi Peti di Tala, Pemilik Alat Berat Diamankan  
apahabar.com

Kalsel

Sempat Koma, Hj Zuraidah Istri Guru Haderawi Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Penimbunan Solar Batola, Hiswana Migas Sangkal Tudingan Keterlibatan Pihak SPBU
Martapura

Kalsel

Pemancing Tewas Tersetrum di Bawah Listrik Tegangan Tinggi Martapura
apahabar.com

Kalsel

PDP di Kalsel Naik, RSUD Ulin Tambah Ruang Isolasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com