Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Simak Pesan Presiden Jokowi di Hari Pendidikan Nasional 2021

- Apahabar.com Minggu, 2 Mei 2021 - 11:48 WIB

Simak Pesan Presiden Jokowi di Hari Pendidikan Nasional 2021

Presiden Jokowi. Foto: Dok. Sekretariat Negara RI

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan penting pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar” tahun ini.

“Setahun lebih dunia terkungkung pandemi, tapi semangat belajar anak-anak kita jangan pernah lunglai. Semoga masa-masa sulit ini segera usai, dan kita semua bertatap muka lagi,” katanya melalui akun Instagram resminya, Minggu (2/5/2021).

Tadi pagi, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim telah memimpin upacara Hardiknas yang berlangsung secara virtual, Minggu (2/5/2021).

Dalam sambutannya, Nadiem mengatakan, hari ini adalah sebuah momen yang tepat bagi semua pihak untuk merefleksikan kembali apa yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki.

“Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang,” kata Nadiem, dalam sambutannya.

“Saya ingin anak-anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya, dan pelajar yang mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri. Karenanya, kementerian ini secara konsisten terus melakukan transformasi pendidikan melalui berbagai terobosan merdeka belajar,” lanjutnya.

Nadiem menegaskan Kemendikbudristek terus melakukan transformasi untuk memperbaiki sistem pendidikan dengan program Merdeka Belajar. Ia bilang ada empat upaya yang dilakukan.

“Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. Keempat, perbaikan kurikulum, pedagogi dan asesmen,” ujarnya.

Eks CEO Gojek itu mengatakan sampai saat ini sudah ada 10 episode yang diluncurkan dalam program Merdeka Belajar. Dia mengatakan program itu akan terus berlanjut bersama terobosan-terobosan lain.

“Transformasi yang bermakna ini kami kerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya berjalan di tempat, dapat berubah menjadi lompatan-lompatan kemajuan,” ujar Nadiem.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BJ Habibie Dianugerahi Gelar Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia
apahabar.com

Nasional

Tiba di Jeddah, Presiden Jokowi Kenakan Ihram
Covid-19

Nasional

10 Negara Peringkat Kasus Covid-19 Tertinggi di Asia, Indonesia Posisi 4
apahabar.com

Nasional

Kadiv PAS Kemenkumham Kalsel soal Penyiraman Air Keras: ‘Bukan Saya, Kalian Salah Orang’
apahabar.com

Nasional

Polisi Buru Satu Penyebar Video Porno Mirip Syahrini
apahabar.com

Nasional

KPK: 2 Pegawai Positif Covid-19 Masih Jalani Isolasi di Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Ladeni Tiga Puluhan Kali Swafoto di Duta Mall, Warga: Jokowi Pemimpin yang Ramah
Sriwijaya Air SJ182

Nasional

Hari Ini, 4 Korban Sriwijaya Air SJ182 Berhasil Teridentifikasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com