Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Soal Nasib Novel Baswedan dkk, Pangeran Khairul Saleh Usulkan Status PPPK

- Apahabar.com Rabu, 12 Mei 2021 - 09:01 WIB

Soal Nasib Novel Baswedan dkk, Pangeran Khairul Saleh Usulkan Status PPPK

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, menyoroti nasib 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK.

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, meminta KPK berpikir panjang atas 75 pegawai yang tak memenuhi syarat Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Salah satu solusi yang ditawarkan Pangeran adalah menempatkan 75 orang itu menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Saya berharap pegawai yang tidak lulus dan memiliki integritas dan reputasi baik, tidak diberhentikan begitu saja,” ungkap Pangeran Khairul Saleh seperti dilansir Detik, Rabu (12/5).

“Mereka masih dipertimbangkan dan diprioritaskan untuk menjadi P3K,” imbuh mantan bupati Banjar dua periode itu.

Diyakini KPK masih membutuhkan tenaga 75 pegawai tersebut, termasuk penyidik senior Novel Baswedan.

“Dengan demikian, mereka dapat meneruskan pengabdian dan membantu KPK memberantas korupsi di Indonesia,” beber Pangeran.

“Terlebih puluhan pegawai yang tidak lulus RWK, memiliki reputasi dan memiliki integritas cukup baik,” sambungnya.

Sebelumnya 75 dari 1.349 orang pegawai KPK yang mengikuti TWK untuk alih status menjadi PNS, dinyatakan tak memenuhi syarat.

TWK yang diselenggarakan BKN itu kemudian dikritik, karena sejumlah pertanyaan yang dianggap tidak lazim seperti kesediaan melepas jilbab hingga menjadi istri kedua.

Pimpinan KPK kemudian membuat surat keputusan yang berisi perintah agar 75 pegawai itu menyerahkan tugas kepada atasan masing-masing. Surat ditandatangani Ketua KPK, Firli Bahuri, serta ditetapkan 7 Mei 2021.

Di sisi lain, Novel Baswedan dan pegawai KPK yang tak lolos TWK sudah berancang-ancang melawan SK tersebut.

Namun Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, menjelaskan bahwa penyerahan tugas dilakukan untuk efektivitas kerja dan menghindari permasalahan hukum terkait penanganan kasus yang sedang berjalan.

“Pegawai tersebut bukan nonaktif, karena semua hak dan tanggung jawab kepegawaian masih tetap berlaku,” tukas Ali Fikri.

“Pelaksanaan tugas pegawai yang bersangkutan untuk selanjutnya berdasarkan atas arahan atasan langsung,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mardani H Maming

Nasional

Ketum BPP Himpi Mardani H Maming Masuk Tim Satgas Percepatan Investasi untuk Wilayah Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Dukung ISIS, Bos Geng Kriminal AS Diadili
apahabar.com

Nasional

Ustaz Yusuf Mansyur Dicibir, Putri Sulungnya: Sedih!
Vaksin Sinovac

Nasional

Bulan Ini, Indonesia Akan Dapat Tambahan 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac
Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura

Nasional

Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura
apahabar.com

Nasional

Copoti Baliho Habib Rizieq Shihab, Aparat TNI Bersitegang dengan Massa FPI
Gunung Raung

Nasional

Abu Gunung Raung Hujani Banyuwangi, Bandara Ditutup
apahabar.com

Nasional

Gempa Magnitudo 5,2 Terjadi di Sangihe Sulut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com