Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Tanpa Penyekatan Mudik, Warga Harus Bawa Surat Izin Melintas di Banjar

- Apahabar.com Selasa, 4 Mei 2021 - 21:19 WIB

Tanpa Penyekatan Mudik, Warga Harus Bawa Surat Izin Melintas di Banjar

Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo memimpin rapat koordinasi kesiapan Operasi Ketupat Intan dan Larangan Mudik di Mapolres Banjar, Selasa (4/5). Foto: Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Meski tak memberlakukan penyekatan pemudik, warga yang melintas di Banjar mesti memenuhi regulasi tertentu.

Seiring pemberlakuan larang mudik Idulfitri 2021, Banjar memutuskan tidak menerapkan penyekatan untuk warga yang melintas.

Namun demikian, setiap warga tetap harus memenuhi beberapa prosedur yang sesuai dengan kebijakan Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan.

Mereka harus mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dari lurah atau pejabat setempat, serta Surat Keterangan Sehat (SKS) berupa hasil negatif rapid antigen dari instansi terkait.

Aturan itu diberlakukan mulai 6 hingga 17 Mei, sesuai Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah.

Untuk memastikan kelengkapan itu, Polres Banjar membangun tiga posko pengamanan di Simpang Empat, Cahaya Bumi Selamat (CBS) dan Gambut.

“Jika tidak bisa menunjukkan SIKM dan SKS ketika diperiksa, maka yang bersangkutan harus menjalani rapid antigen di tempat,” tegas Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo, Selasa (4/5).

Andai hasil rapid antigen reaktif, warga dimaksud diisolasi di tempat yang disediakan dan diarahkan untuk balik arah. Selebihnya petugas tak memeriksa surat menyurat kendaraan warga yang melintas.

“Kami menekankan petugas tidak harus memeriksa surat menyurat kendaraan warga. Operasi tetap humanis, tapi tetap tegas,” beber Kapolres.

Sementara Dandim 1006 Martapura, Letkol Inf Imam Muchtarom, menekankan kepedulian semua pihak terhadap penyebaran Covid-19.

“Kemudian semua warga juga harus memperhatukan keamanan di rumah masing-masing, baik dari pencurian atau kebakaran,” beber Imam Muchtarom.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Ketua Dekranasda Banjar Ikuti Munas Dekranas, Istri Wapres Dorong Kampanye “Bangga Buatan Indonesia”
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Jumlah ODP Bertambah, Gugus Tugas Banjar Bakal Bangun Posko di Bandara
Banjir

Kabupaten Banjar

Gunakan Speadboat Karet, TNI AL Jangkau Warga Terisolir di Martapura Barat
Air Waduk Riam

Kabupaten Banjar

Beredar Hoaks Ketinggian Air Waduk Riam Kanan Capai Garis Merah
DPRD

Kabupaten Banjar

Sekda Banjar Apresiasi DPRD Ketok Raperda Usulan Eksekutif
PKK

Kabupaten Banjar

Salurkan Bantuan, Ketua TP PKK Banjar Ingatkan 3M
Pemkab Banjar Akan Bentuk Desa Tanggap Covid-19

Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Akan Bentuk Desa Tanggap Covid-19
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Sebut Kabupaten Banjar Tak Lagi Serambi Mekkah, Guru Khalil: Tinggal Seramnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com