Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli Kecelakaan Beruntun Berujung Maut, Pengemudi Diduga Konsumsi Miras

Tertekan Notulen The Fed, Rupiah Diprediksi Melemah

- Apahabar.com Kamis, 20 Mei 2021 - 11:41 WIB

Tertekan Notulen The Fed, Rupiah Diprediksi Melemah

Ilustrasi - Rupiah melemah terhadap dolar AS. Foto-Antara/Yudhi Mahatma/pri

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (20/5) diprediksi melemah.

Rupiah diprediksi tertekan notulen rapat bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed).

Pada pukul 9.35 WIB, rupiah melemah 80 poin atau 0,56 persen ke posisi Rp 14.315 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.273 per dolar AS.

“Rupiah kemungkinan bisa melemah lagi hari ini terhadap dolar AS karena antisipasi pasar terhadap isi notulen rapat Bank Sentral AS yang dirilis dini hari tadi,” kata Pengamat Pasar Uang, Ariston Tjendra di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis.

Notulen menyebutkan pernyataan beberapa anggota dewan gubernur yang membuka peluang diskusi pengetatan moneter di AS karena ekonomi mulai pulih.

Imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun terlihat menguat ke kisaran 1,69 persen setelah notulen dirilis. Padahal sehari sebelumnya yield berada di kisaran 1,63 persen.

“Kenaikan yield ini bisa memicu penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya,” ujar Ariston.

Di sisi lain Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data neraca perdagangan Indonesia untuk April 2021 hari ini.

Analis masih memperkirakan terjadinya surplus sebesar satu miliar dolar AS. Menurut Ariston, surplus mungkin bisa mendukung penguatan nilai tukar rupiah.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.330 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp14.270 per dolar AS.

Pada Rabu (19/5) lalu rupiah ditutup melemah 17 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp 14.290 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.273 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Menkeu Ungkap Anggaran Pengadaan Vaksin Covid-19 untuk 2021 Tembus Rp60,5 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Defisit Perdagangan RI di 2018 Catatkan Rekor Terburuk
apahabar.com

Ekbis

Setelah Natal, Harga Emas Antam Melambung Rp 6.000
apahabar.com

Ekbis

Pengamat: Pertanian Indonesia “Mati Rasa”
apahabar.com

Ekbis

Dear Warga Banjarmasin, LinkAja Syariah Hadirkan Ragam Solusi Bertransaksi
apahabar.com

Ekbis

Kembali Layani Penerbangan, Garuda Terapkan Prosedur Ketat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Respon Positif Atas Membaiknya Data Ekonomi
apahabar.com

Ekbis

Mata Uang Benua Kuning Melemah, Rupiah Awal Pekan Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com