Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Tingkatkan Kewaspadaan! Sudah 11 Kali Selama April Kebakaran di Banjarmasin

- Apahabar.com Sabtu, 1 Mei 2021 - 16:10 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan! Sudah 11 Kali Selama April Kebakaran di Banjarmasin

Kebakaran di Buncit Indah Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama April 2021, musibah kebakaran di Banjarmasin tercatat 11 kali.

Rinciannya, 8 kali kejadian terjadi di awal Ramadan. Dan Senin (26/04) lalu itu terjadi tiga kali kejadian kebakaran.

“Sudah terjadi 11 kali kebakaran dalam April ini. Saat Ramadan ini sudah terjadi 8 kali. 80 persen wilayah permukiman yang terbakar,” ujar Kabid Damkar di Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Said Abdulrahman.

Menurutnya, selama periode April 2021, kebakaran terjadi paling banyak di wilayah Banjarmasin Barat. Sebut saja salah satunya di Jalan Saka Permai dan Simpang Bali yang terjadi Kamis (29/04) siang.

Bahkan Said menyebut, kebakaran di wilayah tersebut adalah kejadian yang paling besar selama April 2020.

Berdasarkan data BPBD setempat, ada empat buah rumah warga yang terbakar. Dua rumah dinyatakan rusak berat, dan dua rumah lagi rusak ringan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Yang mengalami luka-luka juga cuman luka ringan saja,” tambahnya lagi.

Said mengemukakan, penyebab terjadinya musibah kebakaran yang masif selama April. Selain karena memang memasuki musim pancaroba dari hujan ke kemarau, kejadian ini juga bersumber dari kelalaian manusia.

“Ini lebih cepat. Biasanya kemarau terjadi Agustus. Kebakaran ini terjadi karena ada udara, bahan-bahan mudah terbakar dan cuaca panas,” bebernya.

Sedangkan faktor lainnya, bisa akibat korsleting listrik, karena instalasinya yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI). Kemudian kelalaian manusia membuang sampah-sampah kering yang mudah terbakar.

“Termasuk kompor yang lupa mematikan. Bahkan dispenser yang airnya habis tapi tetap menyala juga berpotensi membuat kebakaran,” tandasnya.

Ia berjanji, akan lebih sigap untuk ke depannya. Mengingat musim kemarau bahkan puncaknya ada di depan mata.

Di sisi lain, pihaknya juga meminta dukungan dari masyarakat, agar memerhatikan segala hal yang mengakibatkan terjadinya kebakaran.

“Kita tetap stand by 24 jam dan juga memaksimalkan SDM yang ada. Kalau ada laporan masuk, sesegeranya petugas akan langsung ke lokasi agar dampak dan kerugian yang dihasilkan tidak terlalu besar,” tuntasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kampung Pejabat

Kalsel

Breaking News! 2 Pria Baku Hantam, Warga Kampung Pejabat Banjarbaru Geger
apahabar.com

Kalsel

Ditemani Ulama-Habib, Pengasuh Ponpes Darussalam Martapura Silahturami ke Mardani H Maming
apahabar.com

Kalsel

Dibayangi Biarpet, Siswi di Tabalong Tetap Serius Ikuti Ujian Daring
apahabar.com

Kalsel

Sat Polairud Polres Batola Sosialisasikan Perbup Batola
apahabar.com

Kalsel

RAPI Siap Mengabdi kepada Masyarakat

Kalsel

Cerita Siti Khadijah Balita 5 Hari Ikut Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah
Karhutla

Kalsel

Modal Aplikasi Canggih, Tahun Ini Kalsel Siap Tanggulangi Karhutla
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dinas Kehutanan Kalsel: Revitalisasi Lahan Kritis Capai 29 Ribu Hektare
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com