Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Usai 81 Hari Bertugas, Ratusan Relawan Gampa Asahi Batola Dapat Bantuan

- Apahabar.com Senin, 3 Mei 2021 - 22:41 WIB

Usai 81 Hari Bertugas, Ratusan Relawan Gampa Asahi Batola Dapat Bantuan

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, berdialog singkat dengan perwakilan relawan seusai memberikan bantuan. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sebagai bentuk apresiasi, ratusan relawan yang menjaga jalur buka tutup di jalan nasional Desa Gampa Asahi mendapatkan bantuan.

Bantuan melalui Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola yang dibina Bupati Hj Noormiliyani AS itu, diserahkan kepada perwakilan dari 112 relawan, Senin (3/5).

“Alhamdulillah kami bisa berbagi, karena mereka siang malam mengatur lalu lintas dan berusaha mengurai kemacetan di Gampa Asahi,” ungkap Noormiliyani.

“Sebagai bentuk terima kasih, kami membagikan sembako kepada semua relawan yang bertugas,” imbuhnya.

Relawan-relawan dari Kecamatan Rantau Badauh tersebut tidak lagi bertugas sejak 30 April 2021 atau setelah 81 hari mengatur buka tutup jalur.

Pembubaran ini disebabkan operasional Jembatan Sungai Salim di Kecamatan Mataraman, Banjar, sudah normal kembali sejak 26 April 2021.

Imbasnya arus lalu lintas angkutan berat yang melintasi Rantau Badauh, berkurang drastis hingga mendekati 0 persen.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Tentu saja ini sangat bermanfaat untuk kami sekeluarga selama menjalankan ibadah puasa,” cetus Adi, salah seorang relawan.

Mengatur lalu lintas di jalur sepanjang 2,8 kilometer tersebut tidak mudah. Terkadang terdapat pengendara yang enggan disuruh mengantre.

Kemudian ketika jalan rusak akibat ditinggal mobil yang amblas, relawan harus berjibaku menyusun kayu galam dan menguruk lubang dengan batu base course.

“Sebenarnya pengurukan bukan pekerjaan relawan. Cuma kami tidak bisa membiarkan kerusakan semakin parah,” timpal relawan lain bernama Muhammad Heri.

“Kalau tidak cepat diuruk, kasian pengguna jalan lain. Tidak cuma mobil besar, banyak yang harus cepat melintas seperti ambulans atau pegawai,” imbuhnya.

Kendati sudah dibubarkan, relawan tersebut tetap disiagakan. Terlebih perbaikan kerusakan jalan di Gampa Asahi belum dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XI Kalimantan Selatan.

“Berhubung posko sudah diistirahatkan, selanjutnya relawan hanya bersiaga di rumah masing-masing,” jelas Juliannor Fatahillah, Camat Rantau Badauh.

“Mereka sewaktu-waktu dapat diturunkan untuk kejadian tertentu yang membutuhkan banyak relawan,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Dimulai Hari Ini, Berikut Alokasi CPNS di Barito Kuala
apahabar.com

Pemkab Batola

Kala Pejabat Daerah Tampil Beda Saat Hari Jadi Batola

Pemkab Batola

Songsong 2021, Barito Kuala Prioritaskan Pelayanan Publik
apahabar.com

Pemkab Batola

Dapat Ponten Bagus, Marabahan Kembali Incar Adipura
apahabar.com

Pemkab Batola

Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua
apahabar.com

Pemkab Batola

Meski Lepas Target, Reforma Agraria Batola Paling Aktif
apahabar.com

Pemkab Batola

SAKIP Batola 2018, Distan TPH Pecah Rekor
apahabar.com

Pemkab Batola

Peringati Hari Habitat, Inilah 8 Permintaan Bupati Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com