Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Viral Pembunuhan di Pasar Batuah, Beda Kasus dengan Pengrusakan Makam di Kelampayan

- Apahabar.com Senin, 17 Mei 2021 - 18:33 WIB

Viral Pembunuhan di Pasar Batuah, Beda Kasus dengan Pengrusakan Makam di Kelampayan

Korban Yusran usai menjadi korban pengeroyokan di Pasar Batuah, Martapura. Polisi memastikan Yusran diduga bukan orang yang melakukan pengrusakan di Makam Datu Kelampayan. Foto: Ist

apahabar.com, MARTAPURA – Masyarakat diminta untuk jangan cepat berspekulasi. Polisi memastikan pembunuhan di Pasar Batuah berbeda kasus dengan pengrusakan makam Datu Kelampayan.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial isu jika korban pembunuhan yang menggemparkan pembeli dan penjual di Pasar Batuah itu adalah orang yang mengamuk dan memecahkan kaca kubah Syekh Muhamad Arsyad beberapa hari lalu.

Diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Fransiskus Manaan jika perkara perkelahian yang menewaskan Yusran (32) dan juga perkara pengrusakan kubah Datu Kelampayan adalah dua perkara yang berbeda.

“Kasus pembunuhan tersebut berbeda dengan kasus yang menghancurkan kubah Datu Kelampayan yang pada saat ini juga masih dalam proses penyelidikan kami,” tuturnya kepada apahabar.com.

Iptu Frans membeberkan pemicu dari perkelahian antara kedua belah pihak adalah korban yang melakukan pemalakan terhadap adik dari pelaku.

“Perkembangan penyidikan akan kami sampaikan. Jadi masyarakat kami harapkan menghentikan penyebaran isu tersebut karena perkara ini sedang ditangani Polres. Percayakan pada kami karena akan kami tangani secara maksimal,” harapnya.

Iptu Frans mengungkapkan pelaku terancam sanksi pidana hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun berdasarkan pasal 340 KUHP sub 338 KUHP lebih Subsider 170 ayat (2) ke 3e KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

Kronologi Pengeroyokan

Beredarnya kabar dan isu bahwa Yusran, si korban adalah orang yang sama melakukan pemecahan kubah Datu Kelampayan beberapa hari sebelumnya.

“Mohon jangan dulu berspekulasi, karena masih kami selidiki untuk perkara pemecahan kaca kubah. Yang jelas, latar belakang penusukan korban, karena pelaku (GG) tidak terima, adiknya dipalak korban,” tegas Manaan.

 

Sebelumnya, kasus pengeroyokan seorang pemuda menghebohkan warga di Jalan Sukaramai, Pasar Batuah Martapura, Kabupaten Banjar.

Korban adalah Yusran. Sedang, terduga pelaku GG (29) dan MS (44).

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

H+2 Lebaran, Pemudik Berangsur Balik
Properda

Kalsel

PT AGM Kembali Raih Properda Hijau, Apa Rahasianya?
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar
apahabar.com

Kalsel

Narkoba Masuk Pelosok Batola, Pengedar Sabu di Tabunganen Ditangkap
Terkendala Biaya

Kalsel

Terkendala Biaya, Anak Berbobot 125 Kilogram di Tala Terancam Tak Bisa Berobat
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Diprakirakan Guyur Kalsel Hari Ini
umur

Kalsel

Ingat Pidana, Setop Sebar Peristiwa Anak di Bawah Umur
apahabar.com

Kalsel

4 Warga Marabahan Lengkapi 123 Pasien Sembuh di Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com