Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Viral Presiden Promosikan Bipang Ambawang, Menteri Perdagangan Angkat Suara

- Apahabar.com Sabtu, 8 Mei 2021 - 21:41 WIB

Viral Presiden Promosikan Bipang Ambawang, Menteri Perdagangan Angkat Suara

Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait Bipang Ambawang sempat menjadi trending topic nasional di jagat maya. Foto: Detik

apahabar.com, JAKARTA – Setelah ramai digunjingkan, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, memperjelas pernyataan Presiden Joko Widodo tentang Bipang Ambawang, Sabtu (8/5).

Warganet sedang gaduh atas video pernyataan Presiden yang mengajak warga belanja kuliner secara online, ketika rindu dengan makanan khas daerah di tengah larangan mudik lebaran.

Hal yang memicu kegaduhan adalah Jokowi menyebut makanan Bipang Ambawang khas Kalimantan, terkait kuliner Lebaran.

Bipang sendiri adalah singkatan dari babi panggang. Bipang Ambawang merupakan nama restoran yang menawarkan babi panggang khas Kalimantan Barat.

“Sebentar lagi Lebaran. Namun karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama,” demikian pembuka video pernyataan Presiden.

“Nah untuk bapak, ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online,” lanjutnya.

“Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya, tinggal pesan. Dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah,” tutup Presiden.

Seperti dilansir CNN, video pernyataan Jokowi pun masuk trending topic nasional dengan belasan ribu kicauan yang memuat kata ‘bipang’.

“Puluhan tahun hidup di Indonesia dan lewati suasana mudik lebaran ciri khas umat muslim jelang Idul Fitri, baru tahun ini, seorang Presiden promosikan Bipang Ambawang,” cetus warganet pengguna akun @ZAEffendy.

Ada pula yang menganggap Jokowi tak paham persoalan, karena sekadar membaca teks tanpa memahami persoalan.

“Bipang kan babi panggang. Baca teks tapi ga memahami, gimana kebijakan negara?” tulis akun @dappiduk.

Belakangan video pernyataan Jokowi itu diketahui diunggah 5 Mei 2021 di akun YouTube Kementerian Perdagangan (Kemendag), ketika mereka menggelar Hari Bangga Buatan Indonesia.

Lantas setelah video itu mendapat perhatian berbeda dari masyarakat, Kemendag langsung memberikan klarifikasi.

“Dari Presiden, kami mohon maaf jika terjadi kesalahan. Niat kami agar kita bangga produk dalam negeri termasuk khas daerah dan menghargai keberagaman bangsa kita,” jelas Mendag, Muhammad Lutfi, melalui video di akun YouTube Kemendag.

Lutfi meyakinkan bahwa konteks pernyataan Presiden tak lain adalah mempromosikan produk kuliner dalam negeri.

Pernyataan tersebut memang ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia dalam konteks yang luas, mengingat kuliner di Nusantara beragam dan memiliki khas masing-masing.

“Berkaitan dengan pernyataan tentang Bipang Ambawang, kita harus melihat dalam konteks secara keseluruhan,” tukas Muhammad Lutfi.

“Pernyataan Bapak Presiden dalam video itu hanya mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan juga membeli produk lokal,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Harapan Pemindahan Ibu Kota Warnai Detik-Detik Proklamasi di Penajam
apahabar.com

Nasional

Kapolda Sumut: Pembunuhan Hakim di Medan Terencana
Anggota Wanadri

Nasional

Pencinta Alam Berduka, Anggota Wanadri Meninggal di Pegunungan Meratus
apahabar.com

Nasional

Posisi Jokowi-Ma’ruf Terus Menguat
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pemerintah Terus Perhatikan Kondisi WNI di Diamond Princess
apahabar.com

Nasional

Penembakan di Jatinegara Disebut Murni Tindakan Kriminal
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 1.665 Sembuh dari 10.843 Pasien Positif
apahabar.com

Nasional

Anggotanya Peras Bule Jepang, Mabes Polri Minta Maaf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com