Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Waspada! Penipuan WhatsApp Ramadan Berhadiah Seratusan Juta

- Apahabar.com Selasa, 4 Mei 2021 - 07:12 WIB

Waspada! Penipuan WhatsApp Ramadan Berhadiah Seratusan Juta

Ilustrasi WhatsApp. Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Penipuan yang mengatasnamakan WhatsApp kembali beredar. Kali ini penipuan disebar via SMS dengan topik WhatsApp Ramadan berhadiah seratusan juta rupiah.

“WhatsApp Ramadan No/WA Anda terpilih mendapatkan hadiah Rp 175 juta…,” demikian isi pesan penipuan itu yang disertakan dengan tautan.

Dilansir apahabar.com dari Liputan6.com, berkaitan dengan hal ini Siber Polri mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tak mudah tertipu dengan SMS yang mengatasnamakan pihak WhatsApp.

Pesan peringatan ini disampaikan Siber Polri via akun Instagram resminya, @ccicpolri. Mereka menampilkan infografis sederhana yang bertajuk “Hati-Hati Penipuan Berkedok WhatsApp Kembali Beredar”.

Siber Polri mengimbau, bila menerima pesan tersebut maka sebaiknya jangan meng-klik tautan yang dicantumkan.

“Mengingat pesan tersebut tidak dikirimkan langsung oleh pihak WhatsApp, ada kemungkinan tautan akan menjebak konsumen seperti kasus phishing yang banyak terjadi,” tulisnya sebagai keterangan infografis di Instagram.

Apa Itu Phishing?

Phishing biasanya dilakukan pelaku dengan berpura-pura menjadi orang lain (biasanya perusahaan besar) dan berusaha mengelabui korban untuk mendapatkan informasi pribadinya.

Phishing masih menjadi ancaman nyata mengingat kerap memanfaatkan teknik yang semakin canggih. Terlebih, penipuan dan berita bohong kini berkembang semakin nyata.

Sejumlah bentuk phishing yang biasa digunakan adalah pesan teks, email, profil media sosial, unggahan, termasuk situs web palsu.
Biasanya, pelaku akan mengirimkan pesan yang seolah-olah berasal dari perusahaan ternama atau seseorang yang dikenal.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Selamat Tinggal BlackBerry Massenger
apahabar.com

Nasional

Pesona Pulo Cinta Tak Luntur Saat Pandemi
apahabar.com

Nasional

Telkom: Layanan Telekomunikasi di Banten-Lampung Normal

Nasional

Tiga TNI Tewas dalam Insiden Kapal Selam Nanggala 2012
apahabar.com

Nasional

Positif Corona di Indonesia Bertambah 7 Orang, Total Jadi 31 Kasus
Najwa Shibab

Nasional

Najwa Shihab dan Cerita Kedekatannya dengan Dunia Literasi
apahabar.com

Nasional

Iran: Keamanan AS di Timur Tengah dalam Bahaya
apahabar.com

Nasional

MUI: Haram Gunakan Kata Neraka, Setan atau Iblis untuk Nama Produk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com