Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

WhatsApp Resmi Berlakukan Kebijakan Baru

- Apahabar.com Sabtu, 15 Mei 2021 - 10:33 WIB

WhatsApp Resmi Berlakukan Kebijakan Baru

Ilustrasi WhatsApp. Foto-Getty Images

apahabar.com, JAKARTA – Usai menuai pro dan kontra hingga kekhawatiran pengguna, WhatsApp Resmi berlakukan kebijakan baru mulai hari ini, Sabtu (15/5).

Sejak jauh-jauh hari, WhatsApp telah mengirimkan notifikasi kepada para pengguna untuk menyetujui aturan privasi terbaru, yang mana sering muncul muncul lewat pop up saat membuka aplikasi WhatsApp.

“Berkaitan dengan pembaruan ini, WhatsApp tidak akan menghapus akun pengguna dan tidak satu pengguna pun akan kehilangan fungsionalitas WhatsApp pada tanggal 15 Mei 2021,” ujar WhatsApp, kutip apahabar.com dari Detikcom.

Fungsi dasar layanan WhatsApp, seperti mengirim/menerima chat dan panggilan/menerima telepon masih bisa dilakukan walaupun belum menyetujui kebijakan baru WhatsApp.

Hanya saja konsekuensi menolak kebijakan baru WhatsApp setelah 15 Mei, pengguna yang tidak menyetujui update ini bisa menggunakan WhatsApp seperti biasa.

Tapi mereka akan terus-terusan mendapat peringatan untuk menerima Terms of Service (ToS) baru WhatsApp. Beberapa minggu setelahnya WhatsApp akan mulai membatasi fitur yang bisa digunakan pengguna.

Lebih lanjut dalam postingan blognya, WhatsApp mengatakan pengguna yang masih belum juga menerima update akan kehilangan beberapa fungsi seperti tidak bisa melihat daftar chat.

Pengguna masih bisa menerima panggilan suara atau video yang masuk. Karena tidak bisa membuka daftar chat, pengguna harus mengaktifkan notifikasi untuk bisa membaca atau membalas pesan atau menelepon kembali jika ada panggilan tak terjawab.

Setelah mengalami pembatasan fungsi selama beberapa minggu, pengguna tidak akan lagi bisa menerima panggilan atau notifikasi dan WhatsApp akan berhenti mengirimkan pesan dan panggilan ke ponsel.

Juru bicara WhatsApp mengatakan sebagian besar pengguna yang telah menerima peringatan tentang update kebijakan privasi telah menerima persyaratan layanan atau terms of service baru.

Pengguna yang tidak menerima update ini juga tidak akan kehilangan akunnya. Tapi WhatsApp memperingatkan bahwa mereka memiliki aturan terpisah tentang pengguna yang tidak aktif, dan akun yang tidak aktif selama 120 hari akan dihapus.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Taruh Uang di Bawah Jok, Rp 20 Juta Raib
apahabar.com

Nasional

BIN Kini di Bawah Presiden Langsung, Simak Penjelasan Mahfud
apahabar.com

Nasional

Dewan Dukung Penambahan Petugas Haji  
apahabar.com

Nasional

Gempa Tektonik Dapat Picu Peningkatan Aktivitas Vulkanisme
Rupiah

Nasional

Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Rp14.420 per Dolar AS
apahabar.com

Nasional

126 WNA Ditolak Masuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Debat Capres, Kasus Ratna Sarumpaet Jadi Sindiran Jokowi ke Prabowo
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Tembak Terduga Teroris Sukoharjo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com