Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

6 Kasus Mutilasi Terheboh, Ada yang Dipotong 11 Bagian

- Apahabar.com Jumat, 4 Juni 2021 - 16:43 WIB

6 Kasus Mutilasi Terheboh, Ada yang Dipotong 11 Bagian

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Tindak kejahatan dengan memutilasi tubuh korbannya sudah cukup marak terjadi di Indonesia. Beragam motif yang dilakukan pelaku menyeruak. Dari mulai urusan asmara hingga sakit hati.

Dilansir dari Okezone, berikut adalah deretan kasus mutilasi terheboh di Indonesia:

1. Mayat Wanita Tanpa Kepala di Banjarmasin (2021)

Temuan Baru Mayat Wanita Tanpa Kepala di Belitung Banjarmasin

Penemuan mayat wanita tanpa kepala ini terjadi di sebuah rumah kosong di Belitung Darat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 2 Juni 2021 sekitar pukul 06.00 WITA.

Selain tanpa kepala, mayat tersebut juga berada dalam kondisi tanpa busana dan setengah terbakar. Bersamaan dengan itu, si penemu mayat, Indra Kurniawan juga menjumpai adanya pakaian korban di dalam rumah tersebut. Sementara itu, kepala korban ditemukan di luar area rumah kosong.

2. Kasus Mutilasi Bekasi (2020)

Seorang manusia silver berinisial A tega menghabisi nyawa temannya sendiri yang berinisial DS di Bekasi, Jawa Barat pada 5 Desember 2020. Perbuatan keji itu sengaja dilakukan A karena sakit hati kerap dilecehkan oleh korban.

Rupanya, pelaku adalah salah satu warga penyandang masalah kesejahteraan sosial atau PMKS. Tersangka menusuk korban dengan parang dan membacok leher korban hingga tewas. Karena tersangka kebingungan, akhirnya ia memutuskan untuk memutilasi tubuh korban menjadi 4 potongan dan dibuang ke 4 tempat berbeda.

3. Mutilasi di Kalibata (2020)

Kejadian menimpa Rinaldi Harley Wismanu pada 9 September 2020. Kala itu, korban dan tersangka LAS yang saling mengenal lewat aplikasi Tinder sengaja memesan kamar sebuah apartemen di kawasan Pasar Baru pada 7 – 12 September 2020.

Namun, setelah melakukan hubungan badan, korban sengaja dibunuh oleh kekasih LAS, DAF yang sudah terlebih dahulu masuk ke kamar sewaan dan menunggu di kamar mandi. Ia lantas memukul kepala korban dengan batu bata sebanyak 3 kali dan menusuk tubuh korban menggunakan pisau sebanyak 7 kali.

Jasad Rinaldi dipotong oleh kedua tersangka menjadi 11 bagian dan dimasukkan ke kresek serta koper. Ada juga bagian tubuh yang dimasukkan ke sebuah ransel. Setelah itu, potongan tubuh dibawa ke unit apartemen Kalibata City lantai 16.

4. Kasus Mutilasi di Bandung (2019)

KW, wanita asal Bandung, Jawa Barat menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan seorang pria berusia 37 tahun berinisial DP yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Peristiwa tersebut terjadi pada 7 Juli 2019.

Sebelum dimutilasi, KW terlebih dahulu dibunuh dengan menggunakan palu saat berhubungan badan. Tersangka memutilasi tubuh korban menjadi 3 bagian dan dimasukkan ke dalam boks. Bagian tubuh tersebut dibawa menggunakan mobil korban dan dibuang ke 3 lokasi berbeda.

5. Kejadian di Malang (2019)

Jasad wanita di Malang, Jawa Timur ditemukan terpotong-potong pada 15 Mei 2019. Dari pengakuan tersangka, dirinya hanya memutilasi korban tanpa membunuhnya. Karena, korban diketahui memang sudah sakit sebelumnya.

Saat berkenalan dengan pelaku, korban sedang dalam keadaan sakit dan dibawa ke lantai 2 Pasar Besar. Kasus mutilasi ini tergolong cukup sadis. Sebab, tersangka yang tidak disebutkan inisialnya ini memutilasi tubuh korban dengan melakukan gunting tanam. Rupanya, tersangka melancarkan aksinya setelah 3 hari korban meninggal.

6. Mutilasi Karawang (2017)

Seorang suami berinisial MK tega membunuh dan memutilasi sang istri, Siti Saidah pada 4 Desember 2017 di rumah kontrakan mereka di kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

Pelaku menghabisi nyawa korban dengan memukul leher menggunakan sisi samping telapak tangan sebanyak 2 kali. Korban lantas jatuh dan kepalanya terbentur lantai. Setelah berhasil dihabisi, mayat Siti atau Nindya itu dimutilasi keesokan harinya menggunakan golok.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tambang Emas di Manado Longsor, 1 Tewas 60 Terjebak
apahabar.com

Nasional

Batam Siapkan Bapelkes dan Asrama Haji untuk Karantina Pasien Covid-19
Media

Nasional

Jurnalis Tak Dibekali APD, AJI Ingatkan Tanggung Jawab Perusahaan Media
Banjir Kalsel

Nasional

Tegas! Bule Asal Perancis Singgung Banjir Kalsel Buntut Deforestasi
Lebaran 2021

Nasional

Satgas Sebut Kebijakan Mudik Lebaran 2021 Belum Final
apahabar.com

Nasional

Masuk Kakbah, Jemaah Serukan Nama ‘Jokowi’
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ajak GP Anshor Jaga Ruang Kebebasan Berpendapat
apahabar.com

Nasional

Kawin Kontrak Marak karena Pengawasan Longgar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com