Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

Aksi Seribu Lilin di UIN Antasari, Ajak Mahasiswa Indonesia Robohkan Ketidakadilan

- Apahabar.com     Minggu, 27 Juni 2021 - 16:12 WITA

Aksi Seribu Lilin di UIN Antasari, Ajak Mahasiswa Indonesia Robohkan Ketidakadilan

Aksi seribu lilin yang digelar mahasiswa UIN Antasari, Sabtu (26/06) malam. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah mahasiswa UIN Antasari menggelar aksi seribu lilin, Sabtu (26/06) malam.

Aksi itu digelar untuk merespons tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa Kalimantan Selatan (Kalsel) pada demonstrasi #SaveKPK Jilid II beberapa hari lalu.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari aksi solidaritas yang juga digelar pada sore harinya.

Aksi seribu lilin dimotori Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Ketua DEMA FEBI Muhammad Yogi Ilmawan menyatakan aksi seribu lilin merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap matinya demokrasi di negeri ini.

“DPR hari ini selalu mengindahkan bertemu dengan para mahasiswa/masyarakat dan selalu ingin bertemu dengan para pejabat tinggi di negara ini. Padahal masyarakat yang patut menjadi prioritas utama mereka,” ungkap Yogi dengan nada kecewa.

Dia pun menyayangkan hal tersebut. Terlebih saat ingin bertemu dengan wakil rakyatnya, mahasiswa justru dipaksa berhadapan langsung dengan aparat keamanan.

“Yang patut dipertanyakan apakah hari ini polisi membela kebenaran atau membela penindas masyarakat?” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi Kesejahteraan Masyarakat DEMA FEBI Rizkon Hanafi mendesak agar mahasiswa di seluruh Indonesia turut mengambil peran atas apa yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. Misalnya soal pelemahan KPK.

Dia mengatakan mahasiswa merupakan jembatan untuk menyampaikan pendapat dari masyarakat. Peran ini baginya harus dimaksimalkan.

“Sudah saatnya seluruh mahasiswa di Indonesia ini turun memenuhi jalanan di daerahnya masing-masing. Jangan sampai kita takut dalam menyampaikan kebenaran,” desaknya.

Dia mengingatkan negeri ini sedang tidak baik-baik saja. Rizkon pun meminta mahasiswa hadir untuk melakukan perbaikan.

Hal yang tidak jauh berbeda disampaikan Wapresma UIN Antasari, Arbani, yang turut hadir dalam aksi. Dia berharap solidaritas mahasiswa semakin kuat dalam melawan segala ketidakadilan.

Dia juga berharap kepada mahasiswa, lebih khusus kepada para mahasiswa yang berkampus di Jakarta agar sesegaranya turut bersikap dan menyuarakan tentang pelemahan KPK.

“Bagi kami di daerah, gerakan kawan-kawan di pusat sangat diharapkan. Karena lebih dekat dengan pihak yang dituntut,” ungkapnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HIPMI

Kalsel

MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bea Cukai Bongkar Industri Rumahan Miras di Sungai Lulut !

Kalsel

Polisi Tapin Bekuk Pelaku Pembunuhan di Mes PT PBB Keladan
apahabar.com

Kalsel

Tak Terawat, Speedboat Rp 2,5 Miliar Milik Damkar Banjarmasin Nyaris Karam
apahabar.com

Kalsel

Kinerja Bestprofit di Banjarmasin Kian Melesat
apahabar.com

Kalsel

Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru
PLN

Kalsel

Lapor Gangguan Listrik Tanpa Pulsa, ke Aplikasi New PLN Mobile Aja
apahabar.com

Kalsel

Perwira yang Diseruduk Pemuda Mabuk Diterbangkan ke Surabaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com