Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Angka Kematian Akibat Covid-19 di RI Kembali Tembus 400 Orang

- Apahabar.com     Jumat, 25 Juni 2021 - 18:20 WITA

Angka Kematian Akibat Covid-19 di RI Kembali Tembus 400 Orang

Ilustrasi Covid-19. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan angka tinggi pada jumlah kematian hari ini, Jumat (25/6). Satgas Covid-19 mencatat tambahan 422 orang hari ini, membuat total angka kematian menyentuh angka 56.371 orang.

Angka kematian di atas 400 merupakan catatan ketiga di RI setelah sebelumnya terjadi pada 28 Januari: 476 kematian, dan pada 4 April sebanyak 427 kematian.

Jawa Tengah menjadi penyumbang terbanyak kasus kematian Covid-19 hari ini dengan jumlah 103. Ini menjadikan kasus kematian di Jateng mencapai 10.252 kasus.

Kemudian, Jawa Barat menjadi provinsi berikutnya dengan sumbangan kasus kematian pada hari ini dengan 84 kasus. Berikutnya DKI Jakarta dengan tambahan 69 kasus kematian, dan Jawa Timur dengan tambahan 52 kasus kematian.

Secara kumulatif, Jawa Timur merupakan provinsi penyumbang angka kematian terbanyak di Indonesia. Tercatat, provinsi di ujung paling timur pulau Jawa itu menyumbangkan kasus angka kematian hingga 12.239 kasus.

Secara menyeluruh, kasus baru positif per hari ini bertambah sebanyak 18.872 kasus. Tambahan kasus baru tersebut membuat total kasus positif di Indonesia berada di angka 2.072.867 kasus. Sementara itu angka kesembuhan bertambah 8.557 pasien hari ini sehingga total angka kesembuhan mencapai 1.835.061 orang.

Lonjakan kasus juga dinilai tak lepas dari imbas liburan Idulfitri beberapa waktu lalu. Masuknya varian Corona kategori Variant of Concern (VOC) hasil mutasi dari Covid-19 yang selama ini mewabah (SARS-CoV.2 B.1.617) juga ikut mempercepat jumlah lonjakan tersebut.

Varian VOC di antaranya Alpha (B.1.1.7), Beta (B.1.351), Gamma (P.1) dan yang terbaru adalah Delta (B.1.617.2).

Teranyar, Pemerintah Provinsi Papua mengindikasikan bahwa virus corona varian delta (B.1617.2) telah masuk ke wilayah mereka. Pemprov Papua meminta warga untuk mewaspadai penyebaran virus dengan varian baru ini.

Lansir apahabar.com dari CNN Indonesia, Juru Bicara Gubernur Papua Lukas Enembe, Muhammad Rifai Darus mengatakan, indikasi masuknya varian delta ke Papua itu diketahui setelah pihaknya mendapatkan informasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Soal ABK Kotabaru Negatif Corona: Diobservasi 3 Hari
apahabar.com

Nasional

Menkominfo Minta Masyarakat Video Penembakan Masjid di New Zealand
Sigi

Nasional

Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus
apahabar.com

Nasional

Komplotan Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Dibongkar
apahabar.com

Nasional

Tiba di Labuan Bajo, Presiden Punya Tiga Agenda Sekaligus

Nasional

Survei Capres 2024, ASI: Prabowo Tertinggi
apahabar.com

Nasional

Autopsi Jasad Levie Menunggu Suami
apahabar.com

Nasional

Kronologi Penusukan Syekh Ali Jaber oleh Orang Tak Dikenal di Lampung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com