Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk

Antisipasi Covid-19 Varian Delta, Bandara Syamsudin Noor Terapkan Skema Pengawasan Internal dan Eksternal

- Apahabar.com     Senin, 28 Juni 2021 - 16:46 WITA

Antisipasi Covid-19 Varian Delta, Bandara Syamsudin Noor Terapkan Skema Pengawasan Internal dan Eksternal

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARBARU – Mengantisipasi masuknya Covid-19 varian delta ke wilayah Kalimantan Selatan, pihak Bandara Internasional Syamsudin Noor menerapkan skema pengawasan internal dan eksternal.

“Kami selaku penyedia jasa bandar udara melakukan koordinasi baik secara internal maupun eksternal. Secara internal kami melakukan pengawasan ketat terhadap para pengguna jasa dengan dibantu tim dari Avsec maupun tim operasional lainnya,” ujar Stakeholder Relation Manager, Bandara Syamsudin Noor Ahmad Zulfian Noor kepada apahabar.com Senin (28/06) sore.

Sedangkan, secara eksternal pihaknya memberikan fasilitas kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin untuk melakukan pengecekan kesehatan calon penumpang, termasuk prosedur penanganan ketika ada calon penumpang yang mengalami gejala Covid-19.

“Intinya kita selalu siap,” jelasnya.

Seperti diketahui, varian delta yang awalnya ditemukan di India kini telah menyebar di seluruh dunia, salah satunya Indonesia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan varian tersebut terdeteksi di lebih dari 80 negara dan terus bermutasi saat menyebar.

Penelitian telah menunjukkan varian ini lebih cepat menular bahkan disebut bisa menular hanya dalam beberapa detik.

Seirama dengan Zulfian, Dinkes Kota Banjarbaru juga melakukan peningkatan pengawasan guna mencegah masuknya Covid-19 varian delta.

“Kita tidak membedakan virus, mau itu delta atau apa, yang penting kita tetap siaga. Pertama kita tingkatkan lagi pengawasan. Rs sudah siap, bukan cuma Rs Idaman, ada Rs lainnya seperti Rs Auri, Rs Islam Sultan Agung. Kedua, tim kami tetap melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment), Ketiga, vaksinasi, masyarakat jangan takut vaksinasi, ini sudah dinyatakan aman dan halal,” jelas Kadinkes Kota Banjarbaru Rizana Mirza.

Ia menyampaikan trend Covid-19 di Kota berjuluk Idaman saat ini cenderung turun, meskipun begitu ia tetap meminta masyarakat waspada dan mentaati prokes.

“Melihat angkanya, cenderung turun tapi kita tetap harus waspada. Karena Banjarbaru ini persinggahan, dan bandara ada di tempat kita. Kami mengimbau masyarakat lebih disiplin lagi dalam rangka menjalankan prokes,” tutupnya.

Sekadar informasi, menurut keterangan yang ditampilkan di situs Kemenkes, Selasa (22/6) lalu, jumlah whole genome sequence sebanyak 2.241 sequence.

Total kasus dengan variant of concern (VOC)
ada 211 kasus. Dengan rincian, 45 Alpha
(B.1.1.7), 6 Beta (B.1.351), 160 Delta (B.1.617.2).

Ketiga varian ini tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Adapun untuk data persebaran varian delta di Indonesia sebagai berikut :

Banten 2, Sumsel 3, DKI Jakarta 57, Jawa Barat 1, Jawa Tengah 80, Jawa Timur 10
Kalteng 3, Kaltim 3, dan Gorontalo 1.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Banjarbaru

8 Kali Jual PSK Anak, Germo di Banjarbaru Diganjar Denda Ratusan Ribu
Maling

Banjarbaru

Maling Satroni Rumah Kosong di Banjarbaru Gasak Motor Berujung Bui
Banjarbaru

Banjarbaru

Braakk! Tabrakan Beruntun Gegerkan Banjarbaru Tengah Malam

Banjarbaru

Dua RS Rujukan Covid-19 di Banjarbaru Penuh, Pasien Suspek Terpaksa Antre di IGD
Tugu Batas

Banjarbaru

Rawan Membahayakan, Besi Gerbang Tugu Batas Banjarbaru-Martapura Dibongkar

Banjarbaru

Ponpes RMA Banjarbaru Terima Santri Baru

Banjarbaru

Tetap Bertugas Meski Libur Panjang, Pjs Wali Kota Banjarbaru Apresiasi Satpol PP Banjarbaru
Lapas

Banjarbaru

Lapas Kelas II B Banjarbaru Gelar Kegiatan Pembinaan Keagamaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com