Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air Mulai Berlaku, Syarat Wajib PCR Bikin Warga Kalsel Terbang ke Bali Berpikir Dua Kali Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan

Apa Vaksin Covid-19 Terbaik? Ini Kata Ahli

- Apahabar.com     Senin, 21 Juni 2021 - 07:11 WITA

Apa Vaksin Covid-19 Terbaik? Ini Kata Ahli

Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Banyaknya merek vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia, menimbulkan pertanyaan, “Vaksin mana yang terbaik?”

Menggutip Republika, Senin (21/06), Peneliti Postdoctoral di The Peter Doherty Institute for Infection and Immunity, Wen Shi Lee mengatakan vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini di masyarakat, apapun itu mereknya.

Karena sejatinya, sambungnya, vaksin tersebut bisa melindungi individu dari penularan Covid-19, mengurangi penularan ke kelompok rentan, dan secara substansial mengurangi risiko penyakit parah.

Lee juga menyinggung tentang hasil uji klinis yang kerap dijadikan tolok ukur untuk menentukan mana vaksin terbaik. Uji coba fase tiga yang dilakukan para puluhan ribu orang, memang memberikan gambaran kepada kita seberapa manjur vaksin bekerja.

Seperti diketahui, kemanjuran vaksin Covid-19 berbeda-beda. Misalnya, vaksin Pfizer melaporkan kemanjuran 95 persen dalam mencegah gejala, sedangkan AstraZeneca memiliki kemanjuran 62-90 persen, tergantung pada rezim dosis.

Tetapi sayangnya, perbandingan langsung uji coba fase 3 sangatlah kompleks karena berlangsung di lokasi dan waktu yang berbeda. Setiap daerah di satu negara misalnya, memiliki tingkat infeksi, kesiapan faskes, dan varian virus yang berbeda. Ini artinya, tidak relevan jika Anda menentukan vaksin terbaik hanya mengacu pada hasil uji klinis.

Lalu apakah bisa membandingkan vaksin secara langsung untuk menentukan vaksin terbaik? Itu bisa dilakukan dengan metode penelitian head-to-head yakni membandingkan hasil orang yang menerima vaksin merek tertentu dengan mereka yang menerima vaksin dari merek lain, dalam percobaan yang sama.

Dilansir dari Science Alert, Ahad (20/6), uji coba head-to-head saat ini misalnya sedang berlangsung di Inggris untuk membandingkan vaksin AstraZeneca dan Valneva. Namun hasilnya masih belum keluar.

Sambil menunggu hasil itu, sementara waktu, efektivitas vaksin Covid-19 dapat dibandingkan di negara-negara yang telah meluncurkan vaksin berbeda untuk populasi yang sama. Misalnya, data terbaru dari Inggris menunjukkan bahwa vaksin Pfizer dan AstraZeneca memiliki efektivitas yang sama. Keduanya andal mencegah gejala Covid-19, rawat inap, dan kematian, bahkan setelah dosis tunggal.

Pandemi global adalah situasi yang sangat dinamis; dengan munculnya varian baru virus corona, pasokan vaksin global yang tidak pasti, tindakan pemerintah yang tidak merata, dan potensi wabah eksplosif di banyak wilayah.

Jadi, vaksin yang kini tersedia adalah vaksin yang terbaik untuk Anda. Menunggu vaksin yang sempurna adalah ambisi yang tidak mungkin tercapai. Setiap vaksin yang dikirimkan adalah langkah kecil namun signifikan menuju normalitas global.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Wisma Atlet Mulai Sesak, Pasien Covid-19 Tembus 2.425 Orang
Kemendikbud

Nasional

Kemendikbud Luruskan Isu: Harga Laptop untuk Sekolah Rp6 Juta
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Baru RI Bakal Dilengkapi Smart Mobility
BPPTKG

Nasional

BPPTKG: Material Gunung Merapi Gugur Sejauh Ratusan Meter

Nasional

Anggota DPR Ingin BPOM Sidak Jelang Akhir Tahun

Nasional

Realisasi Diskon Listrik Capai Rp 4,1 T pada Kuartal I 2021
apahabar.com

Nasional

Ulama Sadr: Krisis Irak Sudah Berakhir

Nasional

Hipmi: Tugas Berat Bahlil Kalahkan Investasi Vietnam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com