BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas Polemik Dugaan Penyelewengan Dana Bumdes Saradang Tabalong Kembali Meruncing

Aturan Baru Penggolongan SIM C, Bagaimana yang Lama?

- Apahabar.com Selasa, 1 Juni 2021 - 21:08 WIB

Aturan Baru Penggolongan SIM C, Bagaimana yang Lama?

Ilustrasi SIM C untuk pengendara motor. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Aturan baru Surat Izin Mengemudi atau SIM C untuk pengendara motor yang kini dibagi tiga golongan.

Pembagian golongan SIM C itu antara lain SIM C, SIM C1 dan SIM CII.

Aturan baru mengenai penggolongan SIM C ini mengapu pada Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021, yang diterbitkan Februari tadi.

Terkait penerapannya akan dilakukan setelah melalui masa sosialisasi selama 6 bulan sejak terbit Februari itu.

Jika dihitung-hitung, maka penggolongan SIM C ini diterapkan sekitar bulan Agustus atau September 2021.

Dilansir dari situs NTMC Polri, aturan ini tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, penggolongan SIM C ini dibagi berdasarkan kapasitas mesin dan untuk sepeda motor berbasis listrik.

Adapun penggolongan baru SIM C adalah sebagai berikut, dikutip dari Perpol Nomor 5 Tahun 2021:

1. SIM C, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic).

2. SIM CI, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic) sampai dengan 500 cc (lima ratus centimeter cubic), atau kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.

3. SIM CII, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc (lima ratus centimeter cubic) atau kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Dengan aturan baru itu, maka para pengendara motor gede alias moge harus mengganti SIM mereka.

Demikian dengan pemilik sepeda motor listrik. Mereka juga harus mengganti SIM C mereka menjadi SIM CI ataupun CII.

Pasalnya, SIM C yang saat ini digunakan hanya berlaku untuk sepeda motor bermesin di bawah 250cc.

Nah, pemilik SIM C lama masih digunakan asalkan mengendarai motor dengan kapasitas mesin sesuai aturan tersebut.

Sebagai catatan, pemilik moge dan motor listrik tidak serta merta bisa langsung membuat SIM CI atau SIM CII.

Pasalnya, pemilik kendaraan harus memiliki SIM C selama 12 bulan sejak diterbitkan sebelum naik ke golongan CI.

Syarat ini juga berlaku jika ingin naik ke golongan CII.

Pemilik kendaraan harus sudah menggunakan SIM CI selama 12 bulan sejak diterbitkan sebelum naik ke SIM CII.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ambil Paksa Jenazah

Nasional

Ngamuk, Puluhan Orang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Brebes
apahabar.com

Nasional

Penanganan Covid-19 di Indonesia 28 April: Pasien Sembuh Naik Jadi 1.254 Orang
apahabar.com

Nasional

Bebas, Abu Bakar Ba’asyir Langsung ke Ngruki
apahabar.com

Nasional

Libur Panjang, Penerbangan Jakarta-Denpasar Rute Tersibuk
apahabar.com

Nasional

Pengamat Hukum Duga Penetapan Tersangka Makar Bernuansa Politik
apahabar.com

Nasional

Kemenkes Ungkap 13,3 Persen Hipertensi Menjadi Penyebab Kematian Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Medsos Dibatasi, SMS dan Telepon Tetap Jalan
apahabar.com

Nasional

Tragedi Papua, Jadikan Pelajaran Berharga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com