BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Bakal Samakan Covid-19 dengan Flu, Singapura Kelelahan?

- Apahabar.com     Minggu, 27 Juni 2021 - 20:35 WITA

Bakal Samakan Covid-19 dengan Flu, Singapura Kelelahan?

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA -Singapura mulai bersiap menuju new normal, menganggap Covid-19 sebagai penyakit endemik selayaknya flu. Sejumlah pembatasan mulai akan dilonggarkan.

“Sudah 18 bulan sejak pandemi dimulai, dan orang-orang kita lelah berperang. Semua bertanya: Kapan pandemi akan berakhir?” tulis Satgas Covid-19 Lintas Kementerian Singapura dalam sebuah artikel di The Straits Times.

“Kabar buruknya adalah bahwa Covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang. Kabar baiknya adalah bahwa hidup normal Covid-19 di tengah-tengah kita adalah mungkin,” lanjutnya.

Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Keuangan Lawrence Wong dan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung yang merupakan co-chair Satgas menuliskan rencana new normal tersebut dalam sebuah artikel berjudul “Living normally, with Covid-19”.

Dalam tulisan tersebut, mereka juga menyinggung kemiripan Covid-19 dengan influenza atau flu. Banyak yang terserang flu tiap tahun tetapi peluang jatuh sakit rendah dan bisa dicegah dengan beberapa langkah sederhana.

“Kita bisa mengupayakan hasil serupa untuk Covid-19. Kita tidak bisa memberantasnya, tetapi kita bisa mengubah pandemi jadi sesuatu yang lebih tidak mengancam, seperti influenza, ‘hand, foot and mouth disease’ (dikenal juga sebagai Flu Singapura), dan cacar air, dan hidup normal,” kata mereka.

Tapi tidak berarti pasrah, Singapura membuat sejumlah langkah prioritas untuk menuju ke sana. Pertama, vaksinasi bakal dikebut hingga sekurangnya dua pertiga populasi bakal mendapat vaksinasi penuh pada peringatan National Day, Agustus mendatang.

“Kita ‘on track’ untuk mencapai target itu,” tegas para menteri.

Langkah lain yang juga masuk prioritas adalah mempermudah testing, terutama di perbatasan untuk mengidentifikasi siapapun yang membawa virus, terutama varian baru yang diwaspadai. Warga juga akan diperbolehkan untuk melakukan rapid test antigen sendiri.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Beijing

Internasional

Dear Pelancong, Masuk Beijing Kini Tanpa Tes Usap
apahabar.com

Internasional

Kemenangan Pilpres AS Makin Mendekati Joe Biden, Donald Trump Sebut Ada Kecurangan

Internasional

Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab

Internasional

Pertontonkan Kartun Nabi Muhammad ke Murid, Guru Ini Rasakan Akibatnya
apahabar.com

Internasional

Pria Tertua Dunia Meninggal di Usia 113 Tahun
apahabar.com

Internasional

Bill Gates Ingin Bangun Pembangkit Listrik Nuklir
WHO

Internasional

WHO: 115 Ribu Nakes Meninggal Sejak Awal Covid-19
apahabar.com

Internasional

Masih Jadi Misteri, Tiga Pangeran Arab Wafat dalam Sebulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com