Sssttt.. Catcalling Mahasiswi di Banjarmasin Cuma Satu dari Sekian Banyak Kasus KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap

Cegah Penyebaran Covid-19 di Cafe, Petugas Gabungan Tabalong Gelar Operasi Yustisi

- Apahabar.com     Minggu, 13 Juni 2021 - 13:45 WITA

Cegah Penyebaran Covid-19 di Cafe, Petugas Gabungan Tabalong Gelar Operasi Yustisi

Camat Kelua, Sakam, melihat hasil rapid antigen pemilik, pelayan dan pengunjung cafe yang terjaring operasi yustisi. Foto - Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Petugas gabungan di Kecamatan Kelua bersama Satpol PP Kabupaten Tabalong melakukan operasi yustisi penegakkan Perbup Nomor 18 Tahun 2021, Sabtu (12/6) malam.

Operasi yustisi menyasar cafe-cafe dan tempat tongkrongan lainnya yang masih beroperasi di atas pukul 22.00 Wita.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Kelua, Sakam, mengatakan ada 6 cafe yang dipantau bersama Kapolsek dan Danramil Kelua serta Kepala Satpol PP beserta jajaran.

Dari jumlah tersebut, 5 cafe sudah tutup sesuai waktu operasional yang dibolehkan pada masa pandemi Covid-19 ini.

Sementara 1 cafe di wilayah Desa Pudak Setegal masih beroperasional meski sudah melewati pukul 22.00 Wita.

“Saat kami datang cafe tersebut masih beroperasi, terhadap pengunjung pria yang tidak memakai masker diberi sanksi push up, bagi perempuan disuruh membaca Pancasila,” jelas Sakam, Minggu (13/6).

Selain sanksi tersebut, lanjut Sakam, pemilik dan pelayan serta pengunjung juga diambil sampel rapid antigen. Dari 14 orang yang di-rapid hasilnya negatif.

“Alhamdulillah dari sampel yang diambil baik pengunjung maupun pemilik dan pelayan cafe hasil rapid antigennya negatif, ” ungkap Sakam.

Sakam mengimbau kepada pemilik usaha agar mentaati peraturan yang ada, seperti jam operasional tidak boleh melewati pukul 22.00 Wita, serta memiliki izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP).

Selain itu, protokol kesehatan juga harus diterapkan secara disiplin.

“Ingatkan pengunjung agar selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” ucap Sakam.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Anang Syakhfiani

Tabalong

Resmi, Anang Syakhfiani Buka Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Tabalong

Kalsel

Puluhan Tahun Jualan Pernak-pernik Agustusan di Tabalong, Azis: Pandemi Ini Paling Anjlok
apahabar.com

Tabalong

Pastikan Kesehatan Ratusan Petugasnya, Bawaslu Tabalong Gelar Rapid Tes
apahabar.com

Tabalong

8 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Tabalong, 4 Orang Diperintah Beli Masker

Tabalong

Napi Lapas Tanjung Senang Dapat Remisi di HUT ke-76 Kemerdekaan RI
Adaro

Tabalong

PT SIS Adaro Vs Buruh di Tabalong, Sorotan Internasional Cuma Berbalas Saran
apahabar.com

Tabalong

Lelang Barang Sitaan, Kejari Tabalong Sumbang Ratusan Juta ke Negara

Tabalong

Gelar Pesta Sabu, Tiga Pemuda di Tabalong Dibekuk Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com