Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor

Delta Plus Invasi Kaltim-Kalteng, Pembatasan di Kalsel Baru Sebatas Mikro

- Apahabar.com     Senin, 28 Juni 2021 - 20:56 WITA

Delta Plus Invasi Kaltim-Kalteng, Pembatasan di Kalsel Baru Sebatas Mikro

Meski secara biografis Kaltim dan Kalteng sangat berdekatan, namun belum ada upaya khusus dari Pemprov Kalsel mengantisipasi penularan varian baru Covid. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Covid-19 varian Delta menyebar ke Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Lantas, apa yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel?

Meski secara biografis Kaltim dan Kalteng sangat berdekatan, namun tak ada pembatasan secara masif dari pemerintah setempat. Kepala Dinas Kesehatan atau Jubir Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim bilang pembatasan di bandara dan pelabuhan tetap seperti biasa.

“Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri RI atau gubernur tentang PPKM mikro,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Senin (28/6).

Meski begitu, langkah antisipatif dilakukan pihak Bandara Internasional Syamsudin Noor. Mengantisipasi masuknya Covid-19 varian delta, pihak bandara terbesar di Kalsel itu menerapkan skema pengawasan internal dan eksternal.

“Kami selaku penyedia jasa bandar udara melakukan koordinasi baik secara internal maupun eksternal. Secara internal kami melakukan pengawasan ketat terhadap para pengguna jasa dengan dibantu tim dari Avsec maupun tim operasional lainnya,” ujar Stakeholders Relation Manager, Bandara Syamsudin Noor Ahmad Zulfian Noor saat diwawancarai terpisah.

Belum Sepekan Dilantik, Ibnu-Ariffin Tambah PR Jika Kembali Buka Tempat Wisata

Sedangkan, secara eksternal pihaknya memberi fasilitas kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin untuk melakukan pengecekan kesehatan calon penumpang, termasuk prosedur penanganan ketika ada calon penumpang yang mengalami gejala Covid-19.

“Intinya kita selalu siap,” jelasnya.

Seperti diketahui, varian delta plus yang awal Februari 2021 menyebar di India kini telah ditemukan di seluruh dunia, salah satunya Indonesia.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan varian tersebut terdeteksi di lebih dari 80 negara dan terus bermutasi saat menyebar.

Penelitian telah menunjukkan varian ini lebih cepat menular bahkan disebut bisa menular hanya dalam beberapa detik.

Seirama dengan Zulfian, Dinkes Kota Banjarbaru juga melakukan peningkatan pengawasan guna mencegah masuknya Covid-19 varian delta.

“Kita tidak membedakan virus, mau itu delta atau apa, yang penting kita tetap siaga. Pertama kita tingkatkan lagi pengawasan. RS sudah siap,” ujarnya.

Tak hanya RS Idaman yang disiagakan, ada juga RS lainnya seperti RS AURI, RS Islam Sultan Agung.
“Kedua, tim kami tetap melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment), Ketiga, vaksinasi, masyarakat jangan takut vaksinasi, ini sudah dinyatakan aman dan halal,” jelas.

Lebih Berbahaya! Wali Kota Banjarmasin Waswas Invasi Varian Delta

Ia mengklaim tren Covid-19 di Kota Idaman saat ini cenderung menurun. Meski begitu, ia tetap meminta masyarakat waspada dan menaati protokol kesehatan secara ketat.

“Melihat angkanya, cenderung turun tapi kita tetap harus waspada. Karena Banjarbaru ini persinggahan, dan bandara ada di tempat kita. Kami mengimbau masyarakat lebih disiplin lagi dalam rangka menjalankan prokes,” tutupnya.

Sebelumnya, dari data Kementerian Kesehatan Nasional, pengurutan keseluruhan genom atau whole genome sequence (WGS) virus Corona, ada 160 kasus Covid-19 varian Delta yang ditemukan di sejumlah daerah.

Dalam keterangan tertulis yang ditampilkan situs Kemenkes, Selasa (22/6) lalu, jumlah whole genome sequence sebanyak 2.241 sequence.

Per 20 Juni 2021, total kasus dengan variant of concern (VoC) adalah 211 kasus. Rinciannya, 45 Alpha (B.1.1.7), 6 Beta (B.1.351), 160 Delta (B.1.617.2).

Varian Delta
Banten: 2
Sumsel: 3
DKI Jakarta: 57
Jawa Barat: 1
Jawa Tengah: 80
Jawa Timur: 10
Kalteng: 3
Kaltim: 3
Gorontalo: 1

Kalsel Waspada, Varian Delta Sudah Invasi Kaltim hingga Kalteng

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BRT Banjarbakula

Banjarbaru

BRT Banjarbakula Bakal Tambah Koridor
Banjarbaru

Banjarbaru

Masa Tugas Berakhir, Pjs Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Salam Perpisahan
IMI Kalsel

Banjarbaru

Dilarang Bukber, IMI Kalsel Bagikan Paket Bapok untuk Panti Asuhan
apahabar.com

Banjarbaru

Wartono Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Banjarbaru Tepat di Ultah ke 55

Banjarbaru

Kronologis Gudang Plastik Banjarbaru Terbakar, Kerugian Capai Rp5 M

Banjarbaru

Libur Panjang, Ini Imbauan Pjs Wali Kota Banjarbaru Untuk Hindari Klaster Covid-19
Banjarbaru

Banjarbaru

Berakhir Hari Ini, Banjarbaru Perpanjang PPKM Level IV hingga Jilid III?
apahabar.com

Banjarbaru

Pondok Darul Hijrah Bangun Perguruan Tinggi Ilmu Alquran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com