BREAKING! Gugatan Jilid II Denny Indrayana Rontok, MK Kuatkan Kemenangan BirinMu Coffee Shop Banjarmasin Dibobol Maling, Terekam CCTV Pelaku Telanjang Bulat PPKM Level IV, Covid-19 di Banjarmasin-Banjarbaru Malah Naik…. LEGAWA! Tim H2D Ucapkan Terima Kasih ke Warga Kalsel MK Jelaskan Insiden Cegat Mobil di Gugatan Jilid II Denny Indrayana

Digital Banking Bank Bjb Tumbuh Berlipat di Tengah Pandemi Covid-19

- Apahabar.com     Kamis, 24 Juni 2021 - 21:42 WITA

Digital Banking Bank Bjb Tumbuh Berlipat di Tengah Pandemi Covid-19

Pengembangan layanan perbankan digital atau digital banking adalah hal yang harus diprioritaskan dewasa ini. Terlebih setelah pandemi Covid-19 melanda. Foto: Ist

apahabar.com, BANDUNG – Pengembangan layanan perbankan digital atau digital banking adalah hal yang harus diprioritaskan dewasa ini.

Terlebih setelah pandemi Covid-19 melanda, di mana pertemuan tatap muka hingga transaksi perbankan konvesional dipaksa untuk bertransformasi ke arah digital demi keamanan.

Di Indonesia, pandemi memicu pertumbuhan pesat penggunaan transaksi digital di kalangan masyarakat. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi uang elektronik pada Mei 2021 mencapai Rp23,7 triliun, atau meningkat 57,38% year-on-year.

Perkembangan transaksi digital banking ini telah disambut bank bjb bahkan sebelum pandemi muncul. Berbagai inovasi dalam bertransaksi telah disiapkan, dan berhasil memetik buah manisnya terutama pada setahun belakangan.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan pada 2020 bank bjb berhasil memperoleh berbagai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun BI dalam hal sistem pembayaran digital. Platform digital yang dikembangkan bank bjb telah di-approve dan terbukti lolos sejumlah tes yang diperlukan.

“Pada saat yang bersamaan, terjadilah pandemi. Jadi dalam periode shifting transaksi perbankan konvensional menuju digital tersebut, bank bjb memperoleh berkah karena berhasil tumbuh dengan pesat di Jawa Barat dan Banten,” ungkap Yuddy dalam talkshow Money Talks Power Lunch: Digitalisasi BPD di CNBC Indonesia, Kamis 24 Juni 2021.

Yuddy memaparkan aplikasi mobile banking bank bjb, yakni bjb Digi, berhasil tumbuh signifikan pada periode Desember 2020 – pertengahan Juni 2021 dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan saja, pertumbuhan bjb Digi tercatat mencapai 117,4%.

bank bjb saat ini juga telah mengadopsi sistem pembayaran berbasis QRIS, yakni QR Code Indonesian Standard sebagai moda transaksi digital yang mudah dan praktis. Jumlah merchant yang tergabung dalam sistem pembayaran QRIS bank bjb juga melesat selama pandemi.

“Ekosistem QRIS merchant kami tumbuh eksponensial, meningkat hampir 20 kali lipat dari Desember 2020. Hingga pertengahan Juni 2021,” ungkap Yuddy. Selain itu, fee based income dari transaksi e-channel bank bjb juga tumbuh hingga 54,25% year on year.

Yuddy mengatakan, bank bjb memiliki kesempatan luas untuk terus mengembangkan produk digital bankingnya. Terlebih karena ekosistem yang dimiliki di Jawa Barat dan Banten memiliki potensi tinggi untuk dioptimalkan, mengingat ±1/5 penduduk Indonesia berada di dua wilayah tersebut.

“Tahun 2021 ini menjadi tahun dimana kami berupaya memberikan kemudahan-kemudahan pada para nasabah setelah kami melakukan transformasi di awal 2020 dengan kemunculan berbagai platform. Arah bank bjb untuk memperkuat ekosistem digital di Jabar sudah on the track. Mudah-mudahan (transaksi digital) bisa terus menjadi secondary backbone dalam penerimaan fee-based income kami,” ungkapnya.

Dia mengatakan, hal yang menjadi tantangan dalam mewujudkan masyarakat cashless dan melek transaksi digital adalah literasi dan edukasi Masyarakat harus terus diyakinkan bawa transaksi melalui QRIS adalah hal yang aman.

“Literasi apsek security ini harus terus kita lakukan pada masyarakat, bahwa QRIS adalah alat pembayaran yang aman,” ungkap Yuddy.

Seiring dengan perkembangan zaman dan hadirnya perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) serta akses dan literasi masyarakat terhadap berbagai layanan berbasis internet atau digital terus berkembang yang berdampak pada dunia perbankan, dimana minat masyarakat untuk dapat mengakses produk dan layanan perbankan secara digital juga semakin meningkat. Oleh karena itu, bank bjb terus memperluas layanan digitalnya sebagai bentuk komitmen pelayanan masyarakat. Salah satunya yang terbaru adalah melalui kehadiran bjb Layanan Akses Kredit UMKM atau bjb LAKU.

bjb LAKU merupakan aplikasi yang berfungsi mempermudah calon nasabah untuk mendapat akses pembiayaan dari seluruh Segmen Kredit UMKM bank bjb. Program ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama para pelaku UMKM yang tengah membutuhkan akses pembiayaan kredit. bjb LAKU dapat berperan meningkatkan kapasitas usaha para pelaku UMKM.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ramadan, Penghuni Kamar Tree Park Turun 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Pengusaha Sambut Baik Rencana Omnibus Law
apahabar.com

Ekbis

Proyek Pemerintah Mandek, 60 Persen Pekerja Kontruksi dan Bangunan Menganggur
PGN Siap Pasok Gas ke 52 Pembangkit PLN

Ekbis

PGN Siap Pasok Gas ke 52 Pembangkit PLN
apahabar.com

Ekbis

Rabu Sore, Rupiah Melemah Tipis ke Rp 14.241 per Dolar AS
Batu Bara

Ekbis

Harga Batu Bara China Drop, Batu Bara Australia Melandai
apahabar.com

Ekbis

Kementerian ESDM Ubah Lagi Formula Harga BBM Solar
apahabar.com

Ekbis

Desember, Jokowi Digadang Resmikan Operasional Bandara Syamsudin Noor Internasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com