Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel Kritik PSU Kalsel, Dosen Uniska Uhaib ‘Dihadiahi’ Somasi Tim BirinMu Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan

Dipengaruhi Pelemahan Bursa Global, IHSG Akhir Pekan Terkoreksi

- Apahabar.com Jumat, 4 Juni 2021 - 17:41 WIB

Dipengaruhi Pelemahan Bursa Global, IHSG Akhir Pekan Terkoreksi

Investor memantau perdagangan saham melalui gawainya di Jakarta. Foto-Antara/Akbar Nugroho Gumay/wsj/aa

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan terkoreksi.

IHSG terkoreksi terpengaruh pelemahan bursa saham global.

IHSG ditutup melemah 26,35 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.065,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 9,62 poin atau 1,05 persen ke posisi 909,49.

“Selama sepekan ini terjadi inflow asing ke IHSG, namun demikian kita melihat adanya kecenderungan koreksi pada pergerakan bursa global yang mana memengaruhi pergerakan IHSG,” kata Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (4/6).

Menurut Herditya, koreksi bursa global khususnya AS dipengaruhi oleh kekhawatiran investor akan percepatan pengetatan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) dengan rilis data ekonomi yang mulai membaik.

“Di sisi lain, secara teknikal, IHSG memang sudah berada di akhir penguatan jangka pendeknya dan rawan untuk koreksi dahulu, terlebih pada perdagangan waktu lalu ada gap yang ditinggalkan IHSG pada area 5.910-an,” ujar Herditya.

Dibuka melemah, IHSG sempat naik ke zona hijau namun tak lama terkoreksi dan terus berada di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 2,35 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor perindustrian masing-masing minus 1,91 persen dan minus 1,45 persen. Sedangkan satu sektor naik yaitu sektor teknologi sebesar 13,01 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp 265,47 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.136.028 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,7 miliar lembar saham senilai Rp11,1 triliun. Sebanyak 205 saham naik, 299 saham menurun, dan 142 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 116,59 poin atau 0,4 persen ke 28.941,52, Indeks Hang Seng turun 47,93 poin atau 0,17 persen ke 28.918,1, dan Indeks Straits Times terkoreksi 13,16 poin atau 0,42 persen ke 3.151,84.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekspor Impor Turun, Kalsel Diminta Intensifikasi!
Minyak Goreng Alif

Ekbis

Asli Kalsel, Minyak Goreng Alif Bakal Tingkatkan Produksi dan Ekspansi ke Kaltim

Ekbis

Kades Kesulitan Bikin Perencanaan Dana Desa
apahabar.com

Ekbis

Permintaan Besar di Pasar Global, Pemerintah Bidik Peluang Ekspor Pisang Cavendish Jembrana
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Selasa Pagi Melemah ke Rp13.671/USD
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Rp1 Juta per Gram, Simak 4 Taktik Investasinya
Honda CRF 150 L

Ekbis

Laris Manis, Beli Honda CRF 150 Mesti Menunggu Sebulan
apahabar.com

Ekbis

Wow, Ternyata Orang Ini Menjadi Penyumbang Terbanyak di Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com