Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan Duh, Nelayan Dirgahayu Kotabaru Lenyap di Perairan Samber Gelap Rujuk Ditolak! Pemuda di Kelua Tabalong Jambret Ibu Muda

Disomasi Pedagang, Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru Banjarmasin Molor

- Apahabar.com Senin, 7 Juni 2021 - 17:21 WIB

Disomasi Pedagang, Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru Banjarmasin Molor

Revitalisasi gedung Pasar Sudimampir Baru dan Ujung Murung Kota Banjarmasin terhambat setelah pedagang mengajukan somasi berupa surat penolakan revitalisasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Revitalisasi gedung Pasar Sudimampir Baru dan Ujung Murung Kota Banjarmasin kembali terhambat.

Latar belakangnya akibat para pedagang mengajukan somasi berupa surat penolakan revitalisasi. Mereka menamakan dirinya Aliansi Pedagang Pasar Sudimampir Baru.

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan penolakan revitalisasi berbentuk somasi yang dilayangkan kepada pihaknya beberapa waktu lalu.

“Pernyataan sikap menolak sebelum berakhirnya SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) yang berakhir pada tahun 2025. Dan itu disampaikan secara resmi dalam bentuk surat saat rapat Bersama Wali Kota Banjarmasin,” ujarnya, Senin (7/6).

Menurutnya, SHGB milik pedagang di blok Pasar Sudimampir Baru tidak semuanya berlaku hingga 2025. Terdapat beberapa SHGB yang sudah berakhir masanya lantaran tidak diperpanjang oleh pedagang.

Kendati demikian, ia belum bisa membeberkan rincian berapa jumlah pedagang yang SHGB nya tidak berlaku lagi dari 403 kios yang ada di blok Pasar Sudimampir Baru.

“Tapi kita bisa pastikan bahwa di blok tersebut ada kios yang SHGB nya mati namun tetap dipergunakan oleh pedagang,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali melakukan pendataan terkait sertifikat penggunaan kios tersebut. Baik yang masih berlaku karena perpanjangan maupun yang sudah mati atau tidak aktif.

Kendati telah mendapat somasi dari para pedagang, ia mengaku tetap melakukan komunikasi dan pendekatan secara persuasif kepada para pedagang.

Tidak hanya sekali, somasi penolakan rencana revitalisasi bangunan pasar tersebut ternyata sudah dialami Pemko sebanyak dua kali.

Pertama pada saat rapat Disperdagin bersama pedagang beberapa waktu lalu beberapa hari setelahnya datang surat somasi penolakan.

Kemudian, somasi kedua ketika pihaknya ingin melakukan pendataan terkait SHGB yang masih hidup dan mati.

“Besoknya, kami langsung dapat somasi dari mereka (aliansi pedagang Pasar Sudimampir Baru),” tambahnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hujan Lebat Belum Beranjak dari Kalsel
Tabalong

Kalsel

Cerai dengan ADARO, Pemprov Kalsel Warning PAMA soal Pesangon PHK
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Penemuan Mayat Tertutup Payung Merah di Gunung Sari Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kabut Asap di Martapura dan Banjarbaru Berangsur Normal
Imbauan untuk Haul Guru Sekumpul: Datang Barasih Bulik Barasih Jamaah Peduli Sampah

Kalsel

Imbauan untuk Haul Guru Sekumpul: Datang Barasih Bulik Barasih Jamaah Peduli Sampah
apahabar.com

Kalsel

Mandi di Sungai, Enam Bocah di Banjarmasin Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Stok 5,5 Kg Terbatas, Alasan ASN Batola Masih Pakai Gas Melon
apahabaar.com

Kalsel

Paman Birin Lamar Nasdem untuk Maju di Pilkada 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com