Cuaca Kalsel Hari Ini: Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! Siap-Siap, Perpanjangan PPKM Level IV Banjarbaru Diputuskan Hari Ini POPULER SEPEKAN: Pilgub Kalsel Berakhir, ‘Musuh Harat’ LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Memutih Sebab Suhu Dingin Indonesia PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas

DPRD HSS Bersama PT BGM dan PT AGM Bahas Sengketa Lahan Warga

- Apahabar.com     Selasa, 15 Juni 2021 - 18:10 WITA

DPRD HSS Bersama PT BGM dan PT AGM Bahas Sengketa Lahan Warga

Rapat Kerja DPRD HSS membahas terkait dugaan penyerobotan lahan. Foto-apahabar.com/Nuha

apahabar.com, KANDANGAN – DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar rapat kerja bersama perusahaan tambang batu bara PT Batu Gunung Mulia (BGM) dan PT Antang Gunung Meratus (AGM).

Rapat tersebut menindaklanjuti hasil pengawasan langsung jajaran DPRD HSS pada 18 Mei 2021 lalu tentang adanya laporan masyarakat yang mengeluh karena tanahnya diduga diserobot oleh pihak perusahaan tambang batu bara.

Menurut warga, jalan hauling di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung digunakan perusahaan tambang untuk lalu lintas truk angkutan batubara itu diduga masih berstatus milik masyarakat.

Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi mengatakan bahwa mewakili masyarakat, dewan berupaya menyelesaikan masalah dengan memanggil pihak perusahaan terkait dan pemerintah daerah setempat.

Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi menjelaskan tentang rapat kerja dewan bersama awak media. Foto-apahabar.com/Nuha

“Kami meminta PT BGM dan PT AGM segera menyelesaikan masalah ini,” katanya, Selasa (15/6) sore.

Sebab menurut Akhmad Fahmi, tanah satu orang warga di sana itu sudah legal atau bersertifikat resmi.

Rencananya, DPRD HSS bakal mengadakan pertemuan kembali dengan pihak perusahaan pada Agustus mendatang.

“Kalau dalam waktu dekat memang sudah tidak ada masalah, akan kami sampaikan kembali,” ujar Akhmad Fahmi.

Menurutnya, PT AGM dan PT BGM menerima saran dan mau bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Mewakili PT AGM, Achmad Syahdeni menyampaikan, pihaknya sesuai agenda sudah memenuhi keinginan DPRD HSS untuk menghadiri rapat dengar pendapat penyelesaian sengketa lahan.

Terkait klaim masyarakat yang memiliki sertifikat tanah di jalan hauling, PT AGM mengakui jalan di sana sudah dilakukan MoU bersama pemilik lahan yaitu PT BGM.

“Kenyataan yang kami dapatkan, adanya keluhan masyarakat ini baru sekarang kami terima,” jelas Achmad Syahdeni.

Sedangkan PT BGM terbilang sudah cukup lama berada di kawasan Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, lokasi yang menjadi sengketa.

Deni sebagai Humas PT AGM menjelaskan, informasi yang diterima ada satu sertifikat tanah di sana menurut pengakuan masyarakat. Oleh karenanya perlu adanya pembuktian terlebih dahulu.

“Kita mendengarkan dulu apa yang disampaikan oleh DPRD HSS dan segera memastikan kebenarannya,” tandasnya.

Sebelumnya, pada 18 Mei 2021 DPRD HSS melaksanakan inspeksi ke Desa Batu Laki terkait adanya laporan masyarakat bahwa jalan dengan lebar sekitar 6 meter di sana separuhnya masuk tanah milik warga.

Masyarakat yang bertani karet mengaku khawatir, karena banyak mobil pengangkut batu bara melintas.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Diprakirakan Guyur Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Wahyu Bangga Desa Batulicin Irigasi Ikut Peringati Detik-Detik Proklamasi
apahabar.com

Kalsel

Golkar Serahkan APD untuk Batola dan Lapas Teluk Dalam
Event Startup Weekend, Bang Dhin Jadi Juri

Kalsel

Event Startup Weekend, Bang Dhin Jadi Juri   
apahabar.com

Kalsel

Minimalisir Tingkat Kebakaran, Polsek Kintap Kontrol Embung di Daerah Rawan
Apahabar.com

Kalsel

PT PLN Kalselteng Ungkap Penyebab Tagihan Listrik Tiba-Tiba Naik
Tapin

Kalsel

Pembunuhan Sadis Cucu Mantan Bupati Tapin, Terungkap Motif Lain Perampokan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com