Cuaca Kalsel Hari Ini: Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! Siap-Siap, Perpanjangan PPKM Level IV Banjarbaru Diputuskan Hari Ini POPULER SEPEKAN: Pilgub Kalsel Berakhir, ‘Musuh Harat’ LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Memutih Sebab Suhu Dingin Indonesia PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas

Duh, 2 Petani Tanah Laut Ditangkap Gegara Puluhan Sabu-Pil Logo “A”

- Apahabar.com     Kamis, 24 Juni 2021 - 07:43 WITA

Duh, 2 Petani Tanah Laut Ditangkap Gegara Puluhan Sabu-Pil Logo “A”

Dua petani di Kintap Tanah Laut ditangkap petugas Polda Kalsel di Jalan Ahmad Yani Km 8 Simpang 3 Cekdam Desa Gardu, Kecamatan Tanah Laut. Foto: Ist

apahabar.com, PELAIHARI – Peredaran narkoba telah merambah hingga ke pedesaan. Dua petani asal Kintap, Tanah Laut ditangkap petugas karena berbisnis sabu hingga ekstasi.

“Mereka diduga mengedarkan narkotika itu di wilayah tempat tinggalnya,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi didampingi Kasubdit III AKBP Niko Irawan, Kamis (24/6) dilansir Antara.

Polisi menyita barang bukti 14,48 gram terdiri dari 21 paket sabu-sabu dan tujuh butir ekstasi warna merah logo huruf A.

Masing-masing tersangka berinisial ZA (45) dan SA (29), mereka ditangkap pada Senin (21/6) di Jalan Ahmad Yani Km 8 Simpang 3 Cekdam Desa Gardu, Kecamatan Tanah Laut.

Kronologi penangkapan bermula saat polisi mendapati informasi adanya peredaran narkoba di desa setempat.

Kemudian Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel melakukan penyelidikan hingga berhasil mendeteksi keduanya yang jadi target operasi.

Tersangka ZA pertama ditangkap di rumahnya. Petugas menemukan barang bukti 21 paket sabu-sabu siap edar serta tujuh butir ekstasi yang diakui miliknya untuk dijual.

Selanjutnya hasil pengembangan ditangkap lagi SA yang merupakan satu jaringan dalam mengedarkan barang haram tersebut.

Masyarakat diminta ekstra waspada mengingat peredaran narkoba kini telah merambah ke pedesaan. Terutama orang tua agar dapat mengawasi anaknya.

“Kasus ini terus kami kembangkan untuk bisa mengungkap jaringan bandar di atasnya yang mengendalikan kedua petani ini sebagai penjualnya,” pungkas Niko.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Baru 15 UMKM Batola Bersertifikat Halal
apahabar.com

Kalsel

DLH Kalsel Imbau Tak Buang Limbah Kurban ke Sungai
apahabar.com

Kalsel

Dukung Perjuangan Tim Medis Lawan Covid-19, Bhayangkari Tanah Laut Bantu APD dan Konsumsi
apahabar.com

Kalsel

Libatkan Ratusan Relawan, Surat Suara di Tanbu Mulai Dilipat Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Giliran Lahan di Desa Cindai Alus Martapura Diamuk Api
apahabar.com

Kalsel

Ratusan ASN Tapin Antusias Ikuti Sosialisasi JKN-KIS
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Hambat Realisasi Investasi di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Rencana HSS Bangun Islamic Center, Ini Harapan Guru Kapuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com