3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Duh! Corona Varian Delta Disebut Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan

- Apahabar.com     Sabtu, 26 Juni 2021 - 08:58 WITA

Duh! Corona Varian Delta Disebut Bisa Menular Hanya dengan Berpapasan

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Hasil tracing di Australia pada kasus yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan South Wales, menunjukkan betapa cepatnya penularan varian Delta. Varian ini disebut bisa menular hanya dengan berpapasan.

Mengutip detikcom, Sabtu (26/6), Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban yang menyebut transmisi cepat varian Delta bukan candaan semata.

Dalam cuitannya di akun Twitter pribadi miliknya, Prof Zubairi mengatakan kecepatan transmisi varian Delta sudah menjadi perhatian khusus para ahli, terutama kejadiannya tak hanya terjadi sekali di Australia.

“Makanya pejabat kesehatan Australia mengingatkan bahwa penularan virus tidak lagi butuh waktu hingga 15 menit, tapi dimungkinkan bisa dalam hitungan detik,” tulisnya.

Hal itu yang menjadi konsern para ahli, apalagi kejadiannya tidak terjadi sekali saja di sana.

Makanya pejabat kesehatan Australia mengingatkan bahwa penularan virus tidak lagi butuh waktu hingga 15 menit, tapi dimungkinkan bisa dalam hitungan detik.— Zubairi Djoerban (@ProfesorZubairi) June 25, 2021

Bagaimana transmisi kilat itu bisa terjadi?
Ahli virologi Universitas Griffith, Lara Herrero, mengatakan dalam momen transmisi yang terekam di CCTV, virus didapati bisa bertahan di udara cukup lama sehingga seseorang bisa menghirupnya dan kemudian terinfeksi.

Transmisi kontak sekilas juga didukung pernyataan beberapa ahli temasuk ahli epidemiologi dunia Eric Feighl-Ding.

“Secara global, varian Delta memang menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 yang tinggi di beberapa negara, termasuk Indonesia. Kabar baiknya, sebagian besar vaksin yang beredar masih bisa bekerja melawan varian Delta ini,” pungkas Prof Zubairi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakai pakaian adat Tanah Bumbu, Kalimantan selatan di upacara peringatan hari lahir Pancasila. Foto-angkapan layar akun Yutube Sekretariat Presiden.

Nasional

Yuk, Kenali Baju Adat Tanah Bumbu yang Dipakai Presiden Jokowi Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Ini Kata Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Setelah Bebas
buku pelajaran

Nasional

Buku Pelajaran SD Sebut Pak Ganjar Tak Salat, Gubernur Jateng: Mungkin Kritikan
Gereja Katolik Kongo

Nasional

Bom Meledak di Gereja Katolik Kongo, PBB: Bom Rakitan
apahabar.com

Hiburan

Hari Ini, Stand Up Comedy Indonesia di Cafe Rumah The PanasDalam
apahabar.com

Nasional

Terjebak di Laut Lepas, Lima Nelayan Bone Sempat Dihantam Ombak Besar
apahabar.com

Nasional

YLKI Soroti Kepatuhan Kantor Pemerintah Sebagai Kawasan Tanpa Rokok
Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona

Nasional

Heboh, Dua ABK China di Kotabaru Terindikasi Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com