Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN! RESMI! H2D Daftarkan Gugatan Pilgub Kalsel Jilid II ke MK

Fenomena Air Pasang Mulai Berdampak ke Pedagang di Banjarmasin

- Apahabar.com Selasa, 1 Juni 2021 - 15:28 WIB

Fenomena Air Pasang Mulai Berdampak ke Pedagang di Banjarmasin

Fenomena air pasang mengakibatkan ruas Jalan Zafri Zam Zam, Banjarmasin Tengah, terendam. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Fenomena air pasang yang disebabkan faktor alam mulai berdampak pada sejumlah pedagang di Banjarmasin, Selasa (1/6/2021).

Pedagang terdampak, Khairul Anwar (38) mengeluhkan bahwa keadaan air pasang ini menganggu aktivitas dan kenyamanan jualannya sehari-hari.

Menurutnya pengunjung tidak ingin memembeli barang dagangannya lantaran air pasang merendam halaman toko. Praktis, keadaan tersebut membuat dirinya rugi.

“Yang orang biasanya ingin berhenti, jadi tidak ingin berhenti,” ujarnya.

Selain itu, ia mengakui kejadian ini kali pertama sejak lima tahun dirinya berjualan di kawasan Jafri Zam Zam, Banjarmasin Tengah.

Ia menjelaskan bahwa kondisi ini membuatnya resah lantaran sungai air pasang berlangsung siang hari.

Ia mengatakan biasanya air pasang ini terjadi pada malam hari, sehingga tidak menganggu aktivitas jualannya.

“Kalau siang jarang. Paling dulu pas waktu banjir awal Januari yang parah,” ujarnya.

Ia tidak bisa berbuat banyak dan pasrah bekerja di tengah kepungan air untuk menghidupi keluarganya di rumah.

Namun, hingga Selasa (1/6/2021), Pemkot Banjarmasin belum mengeluarkan jurus ampuh untuk menangani luapan air dari sungai.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Doyo Pudjadi mengatakan fenomena air pasang ini berbeda dari musibah banjir yang melanda Ibu Kota Provinsi Kalsel pada Januari 2021 lalu.

Doyo menyampaikan bahwa air pasang disertai curah hujan yang tinggi dikawasan bagian hulu Sungai Martapura.

Ketika bagian sana hujan, praktis menyebabkan sungai yang kecil meluap sehingga menjadi induk ke Sungai Martapura.

Kemudian dari sana air mengalir ke Kabupaten Banjar hingga Banjarmasin.

“Diiringi dengan pasang bulan Purnama tadi. Kondisi yang dikatakan diluar kebiasaan dan siklus 5 tahunan jadi menyebabkan banjir,” timpalnya.

Berbeda dengan sekarang, Doyo mengatakan intensitas hujan tampak kurang mengalami peningkatan.

Menurutnya air pasang surut ini murni merupakan dampak dari Gerhana bulan Purnama.
Dampak air pasang ini juga sesaat. Naik mulai sore dan surut ketika malam hari.

“Tidak ada hujan lalu dari air Kabupaten Banjar tidak ke Banjarmasin,” ucapnya.

Ia menjelaskan air pasang ini dominan berada di kawasan Banjarmasin Barat, terutama kawasan Jalan Jafri Zam Zam.

Ketinggian air disana mencapai 20 hingga 30 cm terhitung mulai dari aspal. Ia memperkirakan kejadian air pasang ini berlangsung hanya seminggu.

“Itu daerah cekung aja. Kalau dari datar tidak sampai setinggi itu,” tuturnya.

Namun Doyo mengakui akibat dari fenomena alam ini berdampak kepada aktivitas dan kenyamanan masyarakat.

Khususnya mereka yang bermukim di pinggiran sungai.

Pihaknya berjanji akan mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak begitu menganggu masyarakat.

Mulai dari mengerahkan puluhan pasukan turbo ke titik sungai Banjarmasin.

Mereka berkerja setiap hari dan diutamakan masyarakat yang mengeluh sungai dan gorong gotongnya mampet.

“Mereka membersihkan dan mengeruk untuk menghindari tinggi air di pemukiman,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Optimis ‘Tumbangkan’ Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Semarak Forest City, DLH Banjarbaru Siapkan Ratusan Hektar Lahan
apahabar.com

Kalsel

Sukrowardi Samakan Tatib dengan Alquran, Paripurna DPRD Banjarmasin ‘Meledak’
apahabar.com

Kalsel

Forum Anak Daerah HST Kembali Dibentuk
apahabar.com

Kalsel

Demi Operasional Sekolah Keagamaan, DPRD Kalsel ‘Curi’ Ilmu ke Jatim
Denny

Banjarmasin

Viral Black Campaign Berbau SARA, Denny: Bedakan Kritik dengan Fitnah
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Imlek di Bumi Saijaan Berlangsung Meriah
apahabar.com

Kalsel

Curi Gear Box Klotok, Pria Mantuil Dibekuk Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com