Kronologi Hilangnya Raysa, Gadis Kelua Tabalong yang Viral di Media Sosial Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan Duh, Nelayan Dirgahayu Kotabaru Lenyap di Perairan Samber Gelap

GSWI Resmi Terbentuk di Indonesia, Bupati Nadalsah Jabat Ketum

- Apahabar.com Senin, 7 Juni 2021 - 08:46 WIB

GSWI Resmi Terbentuk di Indonesia, Bupati Nadalsah Jabat Ketum

Gerakan Sepakbola Wanita Indonesia (GSWI) resmi terbentuk di Indonesia. Ditandai dengan deklarasi di Hotel Pakons Prime Tangerang, Banten, Minggu (6/6). Foto: Istimewa

apahabarcom, PALANGKA RAYA — Gerakan Sepak Bola Wanita Indonesia (GSWI) resmi terbentuk di Indonesia. Ditandai dengan deklarasi di Hotel Pakons Prime Tangerang, Banten, Minggu (6/6) kemarin.

Deklarasi dirangkai dengan pembacaan kepengurusan GSWI oleh ketua harian, Budi Yantoro serta penandatanganan naskah deklarasi oleh Ketua Umum (Ketum) GSWI, H Nadalsyah yang juga Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah.

Ruhut Sitompul, Anggota Komite Eksekutif PSSI, Papat Yunisal, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Beltasar Tarigan dan Anggota DPR RI Bambang Purwanto, didampuk sebagai dewan pembina.

Tampak hadir juga Universal Soccer School ladies, Young Boy Soccer School dan Bina Taruna F 5.

Dalam kesempatan itu Nadalsyah mengakui tak mudah untuk membesarkan GSWI. Apalagi lahirnya organisasi ini ada semangat dan tujuan besar yang ingin diwujudkan.

Tetapi diharapkan GSWI dapat menorehkan prestasi di level nasional bahkan internasional

“Inilah yang menjadi tugas berat kita semua untuk bisa diwujudkan melalui GSWI ,”ujarnya.

Namun Nadalsyah optimisme, GSWI mampu berkontribusi maksimal bagi sepakbola wanita di Indonesia.

Oleh sebab itu Nadalsyah meminta kritik dan saran untuk dirinya agar bisa bersama-sama membesarkan GSWI.

Sementara itu Papat Yunisal meminta agar GSWI harus bekerjasama dengan mitra kerja baik pemerintah dan lainnya.

Dengan demikian dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan sepakbola wanita di Indonesia yang dinilai sudah berkembang pesat. Kendati tak dipungkirinya masih ada stigma negatif.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Tak Dimainkan Juventus, Cristiano Ronaldo Malah Tonton Napoli
Raffi Ahmad

Sport

Usai Akuisisi Cilegon FC, Raffi Ahmad Taksir PSB Bogor?
apahabar.com

Sport

Laga Liga 1 2019 Dihentikan Jika Suporter Langgar Aturan Ini
apahabar.com

Sport

Enggan Komentari Perperforma Barito di Tangan Djanur, Sebaliknya Ini Kata Jacksen
apahabar.com

Sport

Djanur Ungkap PR yang Harus Dibenahi Selama TC di Bandung
apahabar.com

Sport

Kelas Psikolog Belum Cukup Pulihkan Mental Pemain Barito
apahabar.com

Sport

Jadwal Live Streaming MotoGP Emilia Romagna 2020, Live Trans7, Kans Valentino Rossi Juara Dunia Terbuka
apahabar.com

Sport

Mantan Bomber MU Sarankan Setan Merah Maksimalkan Duet Martial-Greenwood
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com