Biang Prostitusi Anak di Banjarmasin, Takut Diantar ke Panti karena Utang Kreditan Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan

Gunung Sinabung Erupsi, PVMBG Keluarkan Peringatan Dini Jalur Penerbangan

- Apahabar.com Senin, 7 Juni 2021 - 13:12 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, PVMBG Keluarkan Peringatan Dini Jalur Penerbangan

Gunung Sinabung erupsi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANDUNG – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM kembali memperbarui peringatan keselamatan jalur penerbangan (VONA) di kawasan Gunung Sinabung, Sumatera Utara.

Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Andiani mengatakan, VONA terakhir terkirim kode warna oranye, terbit pada 6 Juni 2021, pukul 23.42 WIB akibat erupsi Gunung Sinabung.

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati,” ujar Andiani, kutip apahabar.com dari Liputan6.com, Senin (7/6).

Andiani mengatakan, letusan yang dikeluarkan oleh Gunung api Sinanbung ini, disertai awan panas guguran dengan jarak luncur tidak teramati karena tertutup kabut.

Namun Andiani menyebutkan teramati asap di kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50 meter dari puncak.

“Sejak tanggal 20 Mei 2019 pukul 10.00 WIB, tingkat aktivitas diturunkan menjadi Level III (Siaga). Gunung api Sinabung berketinggian 2.460 m dpl mengalami erupsi sejak tahun 2013,” kata Andiani.

Andian menjelaskan melalui rekaman seismograf pada 6 Juni 2021 tercatat 1 kali gempa letusan, 1 kali gempa awan panas guguran dan 9 kali gempa guguran.

Tercatat pula terjadi 3 kali gempa low frequency, 115 kali gempa hybrid (fase banyak), 1 kali gempa tektonik lokal serta 5 kali gempa tektonik jauh.

“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung,” sebut Andiani.

Hal itu berlaku juga untuk radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Andiani menerangkan jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

“Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh,” ucap Andiani.

PVMBG memingat masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Berdasarkan data dilansir dari situs magma.esdm.go.id, laporan Deri Al Hidayat, petugas pemantau gunung api pada Senin, 7 Juni 2021, periode 00.00-06.00 WIB, Gunung Sinabung masih tertutup kabut 0-III.

“Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur,” kata Deri.

Untuk data kegempaan, Deri melaporkan terjadi 12 kali gempa guguran dengan amplitudo 9-62 mm dan lama gempa 30-120 detik. Ditambah 3 kali gempa low frequency dengan amplitudo 2-9 mm, dan lama gempa 8-25 detik.

“53 kali gempa hybrid (fase banyak) dengan amplitudo 2-30 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 5-28 detik,” katanya lagi.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Korban Tewas Sempat Sapa Pelaku Teror:’Hello, Brother’
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Ingatkan Anak Muda Bisa Tulari Corona ke Manula
Kilang Minyak

Nasional

Kebakaran Kilang Minyak Balongan Indramayu Trending Twitter, Netizen: Stay Safe!
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Akan Buka Penerimaan 1 Juta CPNS pada 2021, Berikut Formasinya
apahabar.com

Nasional

BUMN Bagikan 34 Ribu Alquran di 34 Provinsi
apahabar.com

Nasional

Pendaftaran Online CPNS Resmi Dibuka Mulai Hari Ini, Berikut Tahapannya
apahabar.com

Nasional

TNI AL: Kapal Cina Tak Mau Keluar dari Natuna
apahabar.com

Nasional

Kronologi Lengkap Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com