BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Harga Emas Antam Hari Ini, Macet di Rp 932 Ribu

- Apahabar.com     Jumat, 25 Juni 2021 - 10:24 WITA

Harga Emas Antam Hari Ini, Macet di Rp 932 Ribu

Emas antam. Foto-Ilustrasi/Detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam stagnan di posisi Rp932 ribu per gram pada Jumat (25/6).

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) tetap di Rp828 ribu per gram pada hari ini.

Melansir dari CNN Indonesia, berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp516 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,68 juta, 5 gram Rp4,43 juta, 10 gram Rp8,81 juta, 25 gram Rp21,91 juta, dan 50 gram Rp43,74 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,41 juta, 250 gram Rp218,26 juta, 500 gram Rp436,32 juta, dan 1 kilogram Rp872,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX naik 0,08 persen menjadi US$1.778,2 per troy ons. Begitu juga harga emas di perdagangan spot naik 0,16 persen ke US$1.777,95 per troy ons pada pagi ini.

Analis pasar uang Ariston Tjendra mengatakan harga emas berpeluang naik di pasar internasional pada hari ini. Proyeksinya, harga emas akan bergerak di kisaran US$1.772 sampai US$1.790 per troy ons.

“Harga emas masih berpeluang rebound ke area US$1.790, selama level support US$1.772 per troy ons mampu bertahan,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Ariston menilai sentimen penguatan berasal dari keyakinan pasar terhadap perubahan kebijakan moneter dari bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed). Apalagi, inflasi AS tengah meninggi.

“Selain itu, malam ini akan dirilis data indikator inflasi AS bulan Mei, data Core PCE Index. Hasil yang lebih tinggi dari ekspektasi bisa menekan harga emas dan sebaliknya,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Hidupkan Gairah, Saturday Night Riding Suzuki Hadir di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Menaker Minta Investor Amerika Kembangkan SDM Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Optimisme Pengembangan Vaksin Covid-19, Dorong IHSG Menguat
apahabar.com

Ekbis

Pekan Ketiga Ramadan, Harga Gula Kristal Kalsel Berangsur Turun

Ekbis

Larangan Mudik Lebaran, Trafik Data XL Axiata di Kalselteng Naik 35 Persen
apahabar.com

Ekbis

Produk Plastik Bakal Kena Cukai
apahabar.com

Ekbis

Pejabat BI Blusukan Sosialiasikan QRIS di Antasari Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Pasokan Ketat, Jatuh Harga Minyak Mentah Tertahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com