Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Rilis Inflasi

- Apahabar.com Rabu, 2 Juni 2021 - 07:33 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Rilis Inflasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Rabu (2/6). Foto-Ilustrasi/ANTARA

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Rabu (2/6). Pasar akan mengamati pengumuman inflasi Mei 2021 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang nanti.

“Investor akan mencermati rilis data inflasi dan data manufaktur,” ujar Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper dalam risetnya, kutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) naik atau inflasi sebesar 0,13 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada April 2021. Inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) tercatat sebesar 1,42 persen.

Secara teknikal, kata dia, ada potensi penguatan jangka pendek. Pasar juga diwarnai optimisme di tengah periode pembagian dividen oleh emiten.

“IHSG diprediksi menguat, secara teknikal terlihat ada potensi uptrend (penguatan) jangka pendek,” imbuhnya.

Ia memperkirakan IHSG melaju di rentang support 5.831-5.889 dan resistance 5.976-6.005. Sejumlah saham yang menjadi rekomendasi Dennies antara lain saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC).

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG menguat menjelang rilis inflasi. Pasalnya, pasar memprediksi inflasi Indonesia masih stabil sehingga menjadi sentimen positif bagi indeks saham.

“Kuatnya fundamental perekonomian juga turut menjadi penopang bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ujarnya.

Prediksinya, IHSG bergerak di bawah level support 5.792 dan resistance 5.981. Secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat pada perdagangan Senin (31/5). Indeks berada di level 5.947, naik 98,84 poin atau 1,69 persen.

Data RTI Infokom menunjukkan investor melakukan transaksi sebesar Rp13,48 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,13 miliar saham.

Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp748,37 miliar.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bercumbu

Nasional

Viral Video ‘Pria-Wanita Bercumbu Tak Bisa Dilepas’, Cek Faktanya!
apahabar.com

Nasional

KH Ma’ruf Amin Apresiasi Standardisasi Dai MUI
apahabar.com

Nasional

Bakar Honai Kadistrik Kimak, TNI-Polri Kejar KSB
apahabar.com

Nasional

Pinangki Akui Cerita Pertemuan dengan Djoko Tjandra ke Sesama Jaksa
apahabar.com

Nasional

Mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin Tutup Usia
apahabar.com

Nasional

Siti Nurbaya: ke Depan Konsep Penanganan Karhutla Melalui Pencegahan
apahabar.com

Nasional

Setelah Erick Cs, Giliran Kapolri Tito Dipanggil ke Istana
apahabar.com

Nasional

Tanggapan Huawei Indonesia Soal Kabar Karyawannya Terserang Virus Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com