Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Ini Alasan Pihak Prof Laporkan Depo Air Minum Isi Ulang di Palingkau Kapuas

- Apahabar.com     Kamis, 24 Juni 2021 - 23:00 WITA

Ini Alasan Pihak Prof Laporkan Depo Air Minum Isi Ulang di Palingkau Kapuas

Kuasa hukum PT Bandangan, Angga D Saputra saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Kapuas. Foto-apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – PT Badangan selaku pemilik merek dagang air kemasan Prof melalui kuasa hukumnya Angga D Saputra membeberkan alasan pihaknya melaporkan pidana depo air minum yang melakukan kegiatan tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Salah satu depo pengisian air minum isi ulang yang dilaporkan oleh PT Bandangan, adalah depo milik warga di Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalteng, berinisial SR.

Angga D Saputra mengatakan, laporan pidana tersebut dilakukan pihaknya berawal adanya keluhan dari pelanggan bahwa kualitas air minum dari Prof tidak seperti biasanya.
“Setelah kami lakukan penyelidikan, ternyata kami mendapati ada beberapa depot air minum yang menggunakan merek Prof tapi airnya bukan dari Prof. Jadi, dia (pemilik depot) itu sendiri yang mengisi airnya,” katanya di Mapolres Kapuas, Kamis (24/6).

Kemudian lanjut Angga, alasan pihaknya melaporkan karena sebagai pemilik merek dagang Prof sangat dirugikan, nama baik dari perusahaan akhirnya menjadi tidak baik di masyarakat.

“Kemudian yang kami khawatirkan juga, berkurangnya konsumen yang menggunakan produk asli dari Prof karena dianggap kualitas Prof menurun, sehingga para konsumen jadi lari untuk menggunakan produk dari Prof,” ujarnya.

Kemudian yang lebih penting, kata Angga, alasan pihaknya melaporkan, karena ingin melindungi kesehatan masyarakat atau para konsumen yang menggunakan merek Prof.

“Karena kita khawatir apabila masyarakat mengkonsumsi air minum yang menggunakan merek Prof tapi produksinya tidak sesuai ketentuan tekhnis kesehatan, maka akan mengakibatkan berbagai macam penyakit,” ucapnya.

“Jadi, apabila ada depo pengisian air minum yang melakukan kegiatan seperti itu maka kami tidak segan-segan untuk mengajukan laporan secara pidana atau gugatan secara perdata. Karena kami anggap kegiatan mereka telah menyalahi ketentuan perundang-undangan,” pungkas Angga.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Pecahkan Rekor di Tablig Akbar bersama Habib Umar
apahabar.com

Kalteng

Dua Orang Jadi Tersangka Pembakar Gedung SGO Palangka Raya
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat. Foto-apahabar.com/Irfan

Kalteng

Bupati Kapuas Imbau Pelayan Publik yang Telah Divaksin Tetap Patuhi Prokes
Kalteng

Kalteng

Berawal di Medsos, Belasan Pemuda Palangka Raya Terlibat Tawuran

Kalteng

Satlantas Polres Kapuas Gelar Vaksinasi, Pemohon SIM Turut Divaksin

Kalteng

Programkan Satu Desa Satu Sarjana, PT PKG- Politeknik Muara Teweh Teken MoU
apahabar.com

Kalteng

Selama Sterilisasi, Pasar Besar Palangka Raya Ditutup
apahabar.com

Kalteng

KSC Kapuas Raih 3 Medali di Kejuaraan Menembak Isen Mulang 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com