Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Israel-Indonesia Saling Tuding Soal Konflik Gaza

- Apahabar.com     Jumat, 18 Juni 2021 - 22:22 WITA

Israel-Indonesia Saling Tuding Soal Konflik Gaza

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Israel dan Indonesia saling tuding soal konflik Gaza. Israel menuding pemerintah Indonesia (Malaysia dan Brunei) tak jujur soal konflik Gaza. Pemerintah Indonesia pun balik menuding Israel yang tak jujur akan akar permasalahan yang sebenarnya.

Melansir detikcom yang mengutip Reuters, tudingan itu dilontarkan Israel melalui Duta Besar Israel untuk Singapura, Sagi Karni. Karni menyebut pemimpin dari negara-negara mayoritas muslim di Asia Tenggara itu tak jujur dan mengabaikan sifat asli konflik antara Israel dan Palestina.

Dia mengatakan konflik yang terus memanas itu antara Israel dan Hamas. Bukan antara Israel dan warga Palestina.

“Hamas adalah organisasi anti-Semit…. Saya tidak yakin orang-orang yang berpartisipasi dalam debat di media sosial benar-benar memahami sifat radikal dan fasis Hamas,” katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara video. Hamas telah menolak tuduhan anti-Semitisme.

Karni pun menyatakan bersedia berdialog untuk membangun hubungan dengan Indonesia dan kawan-kawan. Menurutnya, sudah sepatutnya Indonesia menjalin hubungan dengan Israel untuk lebih memahami akar permasalahan yang sebenarnya.

“Kami bersedia berbicara, kami bersedia bertemu, dan pintu terbuka sejauh yang kami ketahui. Saya tidak berpikir begitu sulit untuk menemukan kami,” katanya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pun membantah tudingan Israel itu. Menurut juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah, akar permasalahan dari konflik tersebut adalah penjajahan Israel di Palestina.

“Akar permasalahan atau root causes-nya adalah pendudukan Israel di wilayah Palestina (occupied territories),” kata Faizasyah kepada detikcom, Jumat (18/06).

Karena itu, menurutnya, pemerintah Israel-lah yang harus jujur mengakui akar permasalahan yang sebenarnya.

“Israel harus jujur untuk mengakui akar permasalahannya,” ungkapnya.

Lagi pula, kata Faizasyah, Hamas merupakan bagian dari bangsa Palestina. Mereka berupaya memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel.

“Hamas adalah bagian dari bangsa Palestina yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel,” kata Faizasyah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

PBB: Dua Peluncur Rudal Ditemukan di Yaman, Diduga Dari Iran
apahabar.com

Global

MUI Kecam Keras Penindasan Muslim Uighur di Tiongkok
Ilustrasi. Foto-Net.

Global

AS Kantongi Bukti Rusia akan Serang Ukraina
Lokasi penyerangan keluarga muslim di Kanada. Foto- Brett Gundlock/The Canadian Press via AP.

Global

Penyerang Keluarga Muslim di Kanada Terancam Hukuman Seumur Hidup
apahabar.com

Global

Ratusan Peti Mati ‘Bangkit dari Kubur’ Usai Terjadi Longsor di Area Pemakaman
Belgia Akhiri Evakuasi dari Afghanistan

Global

Terbangkan 1.100 Orang, Belgia Akhiri Evakuasi dari Afghanistan
Ilustrasi,latihan perang Angkatan Bersenjata Taiwan. Foto-Reuters

Global

Menolak Tunduk ke China, Taiwan Balas Gertak Xi Jinping
apahabar.com

Global

Mobil Tabrak Kerumunan Pesta Tahun Baru di Harajuku Jepang, 8 Orang Terluka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com