BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Jelang Siaran Langsung MotoGP Belanda, Maverick Vinales Tak Dijagokan Juara

- Apahabar.com     Minggu, 27 Juni 2021 - 18:36 WITA

Jelang Siaran Langsung MotoGP Belanda, Maverick Vinales Tak Dijagokan Juara

Maverick Vinales, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia akan memulai MotoGP Belanda dari grid terdepan. Foto: Motorsport

apahabar.com, JAKARTA – Menjelang MotoGP Belanda yang segera dimulai di Sirkuit Assen, Minggu (27/6) malam, Maverick Vinales tidak dijagokan menjadi pemenang.

MotoGP Belanda disiarkan langsung melalui Trans7 dan Fox Sports, serta live streaming vidio.com mulai pukul 19.30 Wita.

Maverick Vinales akan memulai MotoGP Belanda sebagai pole sitter, diikuti Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia di grid terdepan.

Sementara Marc Marquez yang memenangi seri sebelumnya di Jerman, memulai balapan di urutan kedua dari belakang.

Pebalap Repsol Honda itu gagal menyelesaikan kualifikasi pertama, setelah terjatuh dan tidak mampu lagi kembali ke lintasan.

Sejatinya dengan meraih pole position, peluang Maverick Vinales cukup besar untuk memenangi balapan, sekaligus bangkit dari sederet hasil buruk dalam beberapa seri belakangan.

Namun asumsi tersebut tidak berlaku di MotoGP Belanda. Dilansir dari Motorsport, hanya empat peraih pole position yang mampu memenangi 10 balapan terakhir di Assen.

Mereka adalah Jorge Lorenzo di musim 2010, Casey Stoner musim 2012, Valentino Rossi musim 2015, dan Marc Marquez musim 2018.

Sementara enam pebalap berhasil memenangi MotoGP Belanda tanpa perlu start terdepan. Itu termasuk Maverick Vinales di musim 2019.

Dalam 10 balapan terakhir Assen, lima dari enam pemenang tersebut memulai balapan dari grid tidak lebih buruk dari posisi keempat.

Pengecualian Jack Miller yang memenangi MotoGP Belanda 2016. Ketika masih memperkuat Marc VDS Honda, Jack Miller start dari grid belakang.

MotoGP Belanda 2016 itu sendiri diwarnai red flag di lap 14, kemudian diulang sebanyak 12 lap. Hujan deras sepanjang lomba membuat balapan yang berlangsung 26 lap akhirnya dipangkas.

Salah satu faktor yang membuat MotoGP Belanda menarik adalah kemenangan dari pebalap tidak diduga.

Dalam kurun waktu satu dekade itu pula, tidak terlihat pembalap yang benar-benar dominan menguasai MotoGP Belanda, baik untuk pole position maupun memenangi lomba.

Namun demikian, Fabio Quartararo masih tetap berpeluang menjadi pemenang. Terlebih pebalap berjuluk El Diablo ini cukup konsisten sejak latihan bebas pertama.

“Semua kemungkinan dapat terjadi dalam balapan. Namun saya memiliki feeling yang bagus dengan ban hard dan medium,” ungkap Fabio Quartararo.

“Saya harus pandai di lap-lap awal, kemudian melihat perkembangan selanjutnya di trek. Berkaca dari sebelumnya, saya mewaspadai Francesco Bagnaia, Joan Mir, Alex Rins dan Miguel Oliveira,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Vettel Tak Sabar Kendarai Ferrari SF90
Harry Kane

Sport

Final Euro 2020: Harry Kane Berapi-api, Siap Ikuti Jejak Legenda Inggris di Piala Dunia 1966
apahabar.com

Sport

Tekuk Getafe, Real Madrid Gusur Barcelona di Klasemen Sementara La Liga
Piala Champions

Sport

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Liverpool di Perempat Final Liga Champions
Piala Menpora 2021

Sport

Jelang Piala Menpora 2021, Barito Putera Latihan Perdana di Yogyakarta
apahabar.com

Sport

Persib Pilih Radovic, Umuh: Luis Milla Belum Siap
apahabar.com

Sport

Hasil Liga Europa, Villarreal dan Sevilla ke 32 Besar

Sport

Jadwal Live MotoGP Catalunya 2021: Mencari Pembendung Fabio Quartararo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com