Siapkan Kejutan di Gugatan MK Jilid II, H2D: Mohon Bersabar Sebulan… Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Sempat Ingin Mondok Alokasi Rp 1,5 M, Kawasan Siring Piere Tendean Banjarmasin Bakal Dipagar Dimotori Arul Efansyah, Eks Power Metal Dirikan Band XREAL Ditertibkan, Belasan Supeltas di Alalak Batola Diingatkan Jangan Pungli

Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya

- Apahabar.com Kamis, 10 Juni 2021 - 07:30 WIB

Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya

Ilustrasi teh celup. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kantong teh celup yang kini digunakan sebagai kemasan teh ternyata ditemukan tak sengaja. Ribuan tahun lalu bahkan kantong teh celup terbilang mewah karena terbuat dari kain sutera.

Teh sudah dinikmati selama lebih dari 5.000 tahun. Menurut Coffee Tea Warehouse, minuman ini pertama kali ditemukan oleh Kaisar Shen Nung di Tiongkok pada tahun 2732 SM dan sejak itu menjadi salah satu minuman paling populer di dunia.

Jauh sebelum ada kantong teh celup, orang menyeduh teh dengan cara memasukkan daun Camellia Sinensis ke dalam cangkir lalu mengguyurnya dengan air hangat. Kini menyeduh teh terbilang lebih praktis karena bubuk teh sudah dimasukkan ke dalam kantong dengan benang sebagai pegangan.

Kantong mungil yang biasanya dilengkapi tali ini ternyata ditemukan secara tidak sengaja. Meski demikian kantong teh mungil ini sukses mengubah cara minum teh bagi banyak orang, bahkan sampai saat ini.

Dilansir dari Mashed (9/6) berikut sejarah penemuan kantong teh celup.

1. Cara seduh teh gaya klasik

Sejak pertama kali ditemukan, orang-orang menyeduh teh dengan cara menyiramnya menggunakan air panas. Ada juga sebagian yang memilih merebus daun teh hingga mendidih. Cairan teh ini kemudian dinikmati ketika aroma dan warnanya cukup pekat.

Sebelum disajikan, teh biasanya akan disaring terlebih dahulu agar ampasnya tidak mengganggu ketika diminum. Cara ini dilakukan selama ribuan tahun. Sampai akhirnya ada inovasi untuk menggunakan wadah logam kecil yang dilengkapi rantai. Inilah kantong teh klasik yang populer sampai awal abad ke-20.

Kantong teh pada awalnya digunakan untuk membagikan sampel teh untuk pelanggan. Menurut Asosiasi Teh dan Infus Inggris, kantong teh pertama ditemukan oleh pedagang teh yang berbasis di New York bernama Thomas Sullivan sekitar tahun 1908.

Saat mencoba membuat sampel untuk pelanggannya, Sullivan memutuskan untuk membagi sedikit tehnya menggunakan potongan sutera kecil. Sample teh ini kemudian dibagikan kepada orang-orang untuk dicoba. Namun ternyata orang-orang mulai menggunakan kantong sutra ini dengan cara yang sama seperti menggunakan wadah logam penyaring teh.

Karena dianggap praktis dan hasil tehnya nikmat, akhirnya orang-orang mulai menggunakan metode seduh teh dalam kantong sutera.

3. Kain sutera diganti kain kasa dan kertas

Merasa teknik seduh teh dengan kantong ini lebih praktis dan efisien, maka orang mulai banyak mengandalkan kantong teh yang terbuat dari kain. Saat itu penggunaan kain sutra mulai dialihkan menggunakan kain kasa.

Tahun 1920-an, kantong teh kain ini sudah dijual secara komersil. Ada dua kemasan yang tersedia yakni kemasan kecil untuk menyeduh teh dalam cangkir, dan kemasan besar untuk seduhan teh menggunakan teko.

Lambat laun, penggunaan kain kasa dialihkan lagi dengan menggunakan kertas yang diberi seutas tali. Kantung teh inilah yang kemudian kita kenal saat ini. Banyak produsen teh yang mengemas bubuk teh menggunakan kantong teh celup.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Ini Waktu Olahraga yang Disarankan Saat Ramadan
apahabar.com

Gaya

Ini 5 Destinasi Wisata di Papua yang Menarik Untuk Dikunjungi
apahabar.com

Gaya

Eijkman: Waspadai Flu Babi G4 Jadi Pandemi
apahabar.com

Gaya

Kawasaki Ninja ZX-25R Segera Hadir
apahabar.com

Gaya

Film Dokumenter, Wawancara Terakhir John Lennon Rilis Akhir 2020 di Layanan BritBox
apahabar.com

Gaya

Adrian Yunan Senang RUU Permusikan Dicabut
apahabar.com

Gaya

5 Film Samurai Terbaik Versi IMDB, Harakiri Diantaranya
apahabar.com

Gaya

Ponsel Gamers, Asus ROG Phone II Dibanderol Mulai Rp 8 Jutaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com