Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas Sopir Truk Terguling di A Yani Banjarmasin Bakal Tersangka!

Kasus Pedofilia di Tapin yang Sempat Trending Twitter, JPU: Esok Dibacakan Tuntutan

- Apahabar.com     Selasa, 22 Juni 2021 - 13:50 WITA

Kasus Pedofilia di Tapin yang Sempat Trending Twitter, JPU: Esok Dibacakan Tuntutan

Terdakwa pedofilia TAS (33) saat diamankan. Foto: Istimewa.

apahabar.com, RANTAU – Kasus pedofilia di Kabupaten Tapin yang sempat trending di Twitter kini sudah sampai tahap pemeriksaan saksi, ahli, dan terdakwa.

Diketahui, tersangka TAS (33) ditangkap pihak kepolisian karena dari laporan masyarakat melakukan tindakan pidana pedofilia terhadap anak dan dinyatakan tersangka usai dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan dua pelaporan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tapin, Wiradhyaksa mengatakan bahwa untuk pemeriksaan saksi, ahli, dan terdakwa sudah selesai hari ini, Selasa (22/6).

“Pada pokoknya saksi ahli menjelaskan bahwa dalam perbuatan terdakwa sudah memenuhi semua unsur di dalam pasal yang didakwakan oleh JPU,” ungkapnya.

Di dalam persidangan ahli ITE juga sudah menjelaskan tiap-tiap unsur pasal. “Terdakwa di dalam persidangan mengakui perbuatannya. Tahu jika perbuatan yang dilakukannya salah,” ujar Wira kepada apahabar.com.

Adapun alasan TAS mengupload foto-foto di media sosial dengan tujuan untuk viral, hingga mendapatkan pengakuan dari orang-orang dan banyak yang tahu bahwa terdakwa penyuka anak kecil.

“Untuk perkara atas nama terdakwa Taufik, ada 2 perkara sekaligus yang kita sidangkan,” tuturnya.

Perkara pertama, Pasal yang kita dakwakan pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 1 UU ITE. Perkara kedua, pasal 82 ayat (1) jo pasal 76 E UU Perlindungan Anak.

“Jadi untuk masing-masing perkara semua dakwaan terpenuhi dan terbukti. Selanjutnya agenda tuntutan yang akan dibacakan besok,” tutupnya.

Diwartakan sebelumnya, Polres Tapin resmi menetapkan pemilik akun twitter @taupikarisandy, TAS (33) sebagai tersangka, akibat postingannya berbau pedofilia.

Dalam unggahan TAS di akun twitternya berbau pedofilia hingga menimbulkan keresahan warga, bahkan menjadi sorotan pengguna media sosial nasional, Minggu (21/02).

Hari itu pula, TAS, asal Kecamatan Tapin Utara, telah diamankan Polres Tapin. Kabag Ops Polres Tapin Kompol Rainhard Maradona mengatakan TAS (33) ditangkap berdasarkan dua laporan masyarakat.

TAS diduga melakukan tindakan pidana pedofilia terhadap anak dan dinyatakan tersangka usai dilakukan pemeriksaan intensif.

Akan tetapi belum diketahui apakah tersangka telah melakukan tindak pencabulan terhadap korban di bawah umur atau hanya sekadar memosting ungguhan foto berbau pedofilia di Tapin.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tapin

Kios di Tapin Terbakar, Satu Orang Jadi Korban
apahabar.com

Tapin

Arifin Arpan Sedih HUT Tapin Tak Dirayakan Bersama Warga
Asosiasi Wartawan

Tapin

Resmikan Gedung Asosiasi Wartawan Tapin, Simak Janji Bupati
Tapin

Tapin

DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel

Tapin

PPKM Turun ke Level 2, Tapin Rencanakan Pembelajaran Tatap Muka
Sungai Tapin

Kalsel

Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin
Komunitas Cupang Tapin

Kalsel

Lomba di Banjarmasin, Komunitas Cupang Tapin Siapkan Belasan Ikan
Pedofilia Tapin

Hukum

Kasus Pedofilia di Tapin yang Sempat Trending Twitter, Segini Tuntutan JPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com