BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas Polemik Dugaan Penyelewengan Dana Bumdes Saradang Tabalong Kembali Meruncing

Kementerian Kominfo Setuju Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Kapuas

- Apahabar.com Kamis, 3 Juni 2021 - 23:23 WIB

Kementerian Kominfo Setuju Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Kapuas

Ilustrasi tower Telkomsel Indonesia. Foto-net

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Kementerian Kominfo RI menyetujui usulan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di 62 lokasi daerah blank spot di Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Hal itu terungkap dalam rapat percepatan pembangunan infrastruktur jaringan bergerak seluler di Kabupaten Kapuas yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo Kapuas H Junaidi di ruang rapat Kantor Dinas Kominfo Kapuas, Kamis (3/6).

Junaidi mengatakan, Pemkab Kapuas mengusulkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di 38 lokasi wilayah blank spot kepada Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Sedangkan Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Diskominfosantik juga mengusulkan ke BAKTI sebanyak 62 lokasi daerah blank di Kabupaten Kapuas untuk dibangun menara telekomunikasi.

“Usulan Pemkab Kapuas senada dengan usulan dari Pemrov Kalteng, dimana jumlah usulan yang direalisasikan oleh Kementerian Kominfo melalui BAKTI sebanyak 62 desa yang tersebar di 8 kecamatan,” kata Junaidi.

Junaidi bilang terkait penyediaan fasilitas serta pemberian fasilitasi atau kemudahan kepada penyelenggara jaringan bergerak seluler, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan, diantaranya menyediakan fasilitas berupa tanah, bangunan, dan infrastruktur pasif telekomunikasi.

Kemudian pemberian hak perlintasan, kemudahan akses terhadap gedung atau kawasan, tarif sewa dan penggunaan aset milik pemerintah daerah, kemudahan melaksanakan survei lapangan atau kemudahan mendapatkan izin.

“Saya meminta untuk lahan betul-betul ada surat yang kuat. Sebab seperti kasus-kasus yang ada, terdapat lahan yang sudah dihibahkan, namun di klaim kembali,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Kepala Bidang E-Government Dinas Kominfo Kapuas, Jayan Wahyudi menambahkan ada beberapa persyaratan administrasi pembangunan menara telekomunikasi yaitu status kepemilikan tanah dan bangunan.

Kemudian rekomendasi dari instansi terkait khusus untuk kawasan yang sifat dan peruntukannya memiliki karakteristik tertentu, rekomendasi RT, rekomendasi Kades dan rekomendasi Camat.

“Selain itu juga ada KTP dan NPWP pemberi hibah, foto lokasi rencana pembangunan, dan persetujuan dari warga sekitar dalam radius sesuai dengan rencana ketinggian menara,” pungkas Jayan.

 

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kasus Covid-19 di Kapuas Melonjak, Satgas: Sebagian dari Klaster Perkantoran
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas, Bertambah 6 Orang
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Barut: Bertambah 12 Orang, Positif Jadi 271 Kasus
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Minta Wali Kota Segera Bahas Perwali PSBB
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Minta Bansos Tunai Sama dengan Kalbar
apahabar.com

Kalteng

Wagub Kalteng: Masyarakat Jangan Bermusuhan Karena Berbeda Pilihan
apahabar.com

Kalteng

Terkait Opsi Perppu Baru, KPUD Barut Tunggu Perintah Pusat
Kalteng

Kalteng

Tak Punya Biaya Lawan Timnas di Tanggerang, Kalteng Putri Minta Sumbangan di Jalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com