Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN!

Ketika Kegiatan Dibatasi, Kejahatan Anak di Banjarmasin Justru Meningkat!

- Apahabar.com Jumat, 4 Juni 2021 - 20:09 WIB

Ketika Kegiatan Dibatasi, Kejahatan Anak di Banjarmasin Justru Meningkat!

Di tengah pembatasan imbas pandemi Covid-19, angka kasus kejahatan anak di Banjarmasin malah membumbung. Seperti kasus penganiayaan seorang bocah asal Kuripan di Mapolresta Banjarmasin. Polisi telah menetapkan ibu tiri korban sebagai tersangka. apahabar.com/Riyad Dafhi Rizki

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum hilang ingatan publik mengenai tewasnya NMA, bocah asal Kuripan, Banjarmasin. Yang mencengangkan, bocah 4 tahun itu diduga kuat dianiaya oleh ibu tirinya sendiri.

Kasus NMA tengah bergulir di Polresta Banjarmasin. Baru tadi kepolisian telah menetapkan DL, 21 tahun, ibu tiri korban sebagai tersangka.

Menilik ke belakang, kurva kasus kejahatan anak di Banjarmasin sedang tinggi-tingginya. Di tengah pembatasan imbas pandemi Covid-19, angka kejahatan anak di Banjarmasin malah membumbung.

Hingga awal Juni 2021 ini saja tercatat sudah 40 kasus kejahatan yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pelaku.

Dibanding tahun lalu, angkanya jelas melonjak drastis. Sepanjang 2020, kepolisian mencatat ‘hanya’ 50 kasus kejahatan anak terjadi.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi tak menampik hal itu. Beragam faktor melandasi. Utamanya karena pandemi.

“Adanya pandemi ini malah banyak kegiatan anak itu yang tidak terpantau oleh orang tua mereka, lantaran si orang tua harus bekerja,” kata Alfian kepada apahabar.com.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banjarmasin, Ipda Mesya Ananda menambahkan. Kasus yang mendominasi di 2021 ini umumnya penganiayaan, pencabulan hingga persetubuhan.

“Didominasi anak yang menjadi korban,” ujar Mesya.

Untuk menekan angka kasus kejahatan yang melibatkan anak, Unit PPA Satreskrim Polresta Banjarmasin sebenarnya telah melakukan pelbagai upaya. Salah satunya memberikan sosialisasi atau penyuluhan ke sekolah-sekolah.

Dan, saat ini karena Covid-19 yang berdampak disetop pembelajaran tatap muka, kegiatan itu pun turut terhenti sementara.

“Karena Covid kita harus membatasi kegiatan. Namun tetap kita siasati dengan bekerjasama dengan beberapa media, seperti radio untuk menggelar talkshow dan imbauan,” katanya.

Lebih jauh, untuk mengatasi trauma berkepanjangan terhadap para korban, pihaknya turut menggandeng psikolog.

“Memberikan trauma healing. Sehingga korban tidak mengalami trauma berkepanjangan dan siap kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

Terakhir, tak lupa Mesya menghimbau kepada orang tua agar terus memperhatikan detail lingkungan tempat anak bergaul.

Menurutnya, mimpi besar untuk memutus rantai kejahatan anak tak mungkin hanya dilakukan polisi saja. Perlu dukungan pemerintah, dan masyarakat. Apalagi orang tua anak itu sendiri.

“Orang tua agar terus memperhatikan lingkungan tempat anaknya bergaul. Sebab, pergaulan lah yang membentuk kepribadian anak,” ujarnya.

Mesya hakulyakin pengawasan yang aktif dari orang tua akan mampu meminimalkan ruang kekerasan terhadap kejahatan anak.

“Kemungkinan anak menjadi korban atau bahkan pelaku kejahatan akan terminimalisir,” ujarnya.

Kasus Kematian Balita di Banjarmasin, Ibu Tiri Resmi Tersangka!

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Warga Sekitar Apahabar.com Ketiban Rezeki Bantuan Yayasan Haji Maming
Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Program Ramadan Berkah Yayasan Haji Maming Bantu Pedagang Nikmati Berbuka Puasa

Banjarmasin

Silaturahmi ke Zuriat Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Begini Harapan LPK Uniska
Banjarmasin

Banjarmasin

Buronan Melawan, Polisi di Banjarmasin Hilang Ditelan Arus Sungai Martapura
Sabu Banjarmasin

Banjarmasin

Operasi Senyap di Cempaka Besar, Polisi Sita 1,83 Kg Sabu hingga Ribuan Ekstasi

Banjarmasin

Pascakebakaran di Jalan Cempaka Banjarmasin, Rumah Zakat Salurkan Bantuan

Banjarmasin

Endus Kejanggalan, Polisi Bongkar Makam Balita di Banjarmasin
THM

Banjarmasin

Pengunjung THM di Banjarmasin Dites Antigen, Simak Hasilnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com