Cuaca Kalsel Hari Ini: Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! Siap-Siap, Perpanjangan PPKM Level IV Banjarbaru Diputuskan Hari Ini POPULER SEPEKAN: Pilgub Kalsel Berakhir, ‘Musuh Harat’ LAPAN Ungkap Fenomena Matahari Memutih Sebab Suhu Dingin Indonesia PPKM Level IV, Sejumlah Cafe hingga Rumah Makan di Banjarmasin Didatangi Petugas

KSP Yakinkan PPKM Mikro Masih Jadi Pilihan untuk Menekan Covid-19

- Apahabar.com     Sabtu, 19 Juni 2021 - 19:40 WITA

KSP Yakinkan PPKM Mikro Masih Jadi Pilihan untuk Menekan Covid-19

Ilustrasi PPKM Mikro. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Deputi II Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Abetnego Tarigan mengatakan saat ini pemerintah masih memilih menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro, meski kasus Covid-19 di Indonesia tengah melonjak.

Diketahui, sejumlah pihak mendesak agar pemerintah segera menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat bahkan karantina wilayah atau lockdown. Adapun desakan ini datang dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan petisi online yang ditandatangani sekitar 1.500 lebih orang.

Menurut dia, kebijakan PPKM Mikro ini akan dibarengi dengan penegakan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi Covid-19.

“Sampai dengan sekarang pilihan kebijakan kita adalah PPKM Mikro dengan dukungan yang lebih kuat pada penegakan protokol kesehatan dan akselerasi atau percepatan vaksinasi. Tentu dukungan semua kelompok masyarakat menjadi penting,” jelas Abetnego, kutip apahabar.com dari Liputan6.com, Sabtu (19/6).

Dia menekankan bahwa pemerintah melihat berbagai aspek saat memilih kebijakan dalam penanganan Covid-19. Tak hanya soal kesehatan dan ekonomi saja, tapi juga keefektifan kebijakan dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan.

Dia lalu mencontohkan tingginya mobilitas masyarakat pada libur Lebaran 2021 yang menyebabkan kasus Covid-19 menjadi melonjak. Padahal, pemerintah sudah membuat larangan mudik Lebaran 2021 sejak jauh-jauh hari.

“Kita tahu bahwa masalah yang kita hadapi karena pengendalian mobilitas pada saat libur Idul Fitri yang lalu dimana pelanggaran dari pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah. Jadi perlu melihat masalah ini dari berbagai aspek,” kata Abetnego.

Pengetatan Protokol Kesehatan

Abetnego mengatakan saat ini beberapa kepala daerah sudah melakukan pengetatan protokol kesehatan. Hal ini diharapkan dapat menekan laju penyebaran virus corona di Indonesia.

“Sekarang juga kita sudah melihat kepala – kepala daerah memperkuat pengawasan dengan memperbanyak pemeriksaan-pemeriksaan di titik-titik kumpul masyarakat,” kata dia.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Temui Para Tokoh, Jokowi Melunak Soal UU KPK
apahabar.com

Nasional

Lebaran, Taliban Pilih Gencatan Senjata 
apahabar.com

Nasional

Alasan Kembali Naiknya Iuran BPJS Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Jusuf Kalla Perkirakan Covid-19 di Indonesia Baru Bisa Selesai 2022
Kemenkominfo

Nasional

Kemenkominfo: 30 persen Masyarakat Indonesia Ragukan Vaksin
apahabar.com

Nasional

Lewat Inovasi, Pertamina EP Optimis Target Lifting Migas Tercapai
saubhaya.com

Nasional

MK Batalkan Aturan Batas Usia Menikah untuk Perempuan
apahabar.com

Nasional

Pasca Bentrokan di Buton, Polisi Tetapkan Siaga I
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com