IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Masjid As Salam Balikpapan Tetap Gelar Salat Jumat, Dua Jemaah Diperiksa Polisi

- Apahabar.com     Jumat, 25 Juni 2021 - 17:08 WITA

Masjid As Salam Balikpapan Tetap Gelar Salat Jumat, Dua Jemaah Diperiksa Polisi

Situasi di Masjid As Salam siang tadi terlihat tetap menggelar Salat Jumat. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Satgas Covid-19 yang resmi menutup sementara aktivitas Masjid As Salam yang berada di Bangun Reksa, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Hal ini rupanya tidak diindahkan oleh warga. Sebab pada hari ini (25/6) Masjid As Salam masih menggelar Salat Jumat.

Pantauan media ini memang terlihat Masjid As Salam menggelar Salat Jumat siang tadi. Sejumlah jemaah berdatangan, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor.

Mengetahui hal ini Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli geram. Ia telah berkoordinasi dengan Lurah Graha Indah serta kepolisian. Saat ditelusuri anggotanya, dibukanya Masjid untuk Salat Jumat lantaran ada dua jemaah yang bandel nekat tetap menggelar salat. Padahal pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan untuk segera ditutup sementara.

“Tadi anggota Satpol PP kesana sampai jam 11 siang itu Masjid tertutup dan terkunci. Bahkan sempat berpesan kepada Ketua RT disana. Nah anggota saya pulang ternyata ada dua jemaah yang ngeyel,” katanya.

Padahal pengurus Masjid telah sepakat untuk tidak menggelar salat Jumat saat rapat subuh tadi. Bahkan dua orang yang ngeyel tersebut turut hadir didalam rapat. Namun keduanya mengaku tidak mengetahui informasi penutupan tersebut.

“Sudah sepakat ditutup bahkan sudah dikasih tahu kepada jemaah. Tapi tetap dibuka. Padahal dia hadir dalam rapat itu, cuma dia bilang nggak tahu,” ujarnya.

Selain itu ia menyayangkan pelaksanaan salat Jumat di Masjid As Salam yang bahkan mengundang khatib dari luar wilayah RT tersebut. Hal ini tentu sangat membahayakan lantaran dapat berpotensi munculnya klaster baru.

“Nah itu yang jadi khatib siapa, ternyata datangkan dari luar. Nah ini sudah sangat membahayakan sekali. Saya menghargai pengurus masjid, hanya saja dua orang yang menurut saya pengurus masjid juga tapi bukan sebagai pengambil keputusan ini ngeyel tetap membuka,” jelasnya.

Kedua jemaah yang ngeyel ini pun dalam tahap pemanggilan ke kantor Polsek Balikpapan Utara untuk dimintai keterangan. Bisa saja keduanya dikenakan sanksi Undang-Undang Karantina lantaran menghalangi pemerintah dalam melakukan upaya karantina.

“Ini lagi dalam proses pemanggilan sama Polsek. Ini bisa kena Undang-Undang Karantina kalau sudah begini, bisa kena sanksi karena menghalangi upaya pemerintah dalam karantina, bisa dipidana,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Besok Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Balikpapan, Berikut Agendanya
Wawali Kota Balikpapan

Kaltim

Merasa Dirugikan, Mantan Wawali Kota Balikpapan Siap Ajukan PK
Bandara SAMS Sepinggan

Kaltim

Pasca-Bom di Makassar, Pengamanan Bandara SAMS Sepinggan Diperketat

Kaltim

16 Orang Ditetapkan Tersangka, Hendak Serang Ormas di PPU

Kaltim

Bawa Sabu 7 Kg Sabu, Dua Kurir di Samarinda Terancam Hukuman Mati

Kaltim

Mobil Tercebur di Sungai Mahakam Berhasil Diangkat, Korban Masih Hilang
apahabar.com

Kaltim

Positif Covid-19 Bertambah, IDI Kaltim Cemas Pilkada Serentak Picu Klaster Baru

Kaltim

Pencuri Mobil Mogok Berhasil Diciduk Anggota Polresta Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com