Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Cuaca Kalsel Hari Ini, 11 Wilayah Waspada Hujan Disertai Petir Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK

Mengidam Gelar Liga Spanyol, Alasan Carlo Ancelotti Balik Kucing ke Real Madrid

- Apahabar.com Rabu, 2 Juni 2021 - 16:45 WIB

Mengidam Gelar Liga Spanyol, Alasan Carlo Ancelotti Balik Kucing ke Real Madrid

Dalam periode pertama melatih Real Madrid, Isco Alorcon merupakan salah seorang pemain kesayangan Carlo Ancelotti. Foto: Soccernet

apahabar.com, MADRID – Resmi kembali melatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menyimpan harapan kuat memenangi Liga Spanyol.

Carlo Ancelotti resmi menjadi pelatih baru Real Madrid, Selasa (1/6) malam. Pria berusia 61 tahun ini memilih meninggalkan Everton dan menggantikan Zinedine Zidane yang mengundurkan diri.

Ini merupakan periode kedua Carlo Ancelotti bersama Real Madrid. Dalam periode pertama sejak 2013 hingga 2015, sejumlah gelar berhasil disumbangkan.

Mulai dari Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub dan Copa del Rey. Namun dalam periode itu, tak sekalipun Carlo Ancelotti merasakan gelar Liga Spanyol.

“Saya memutuskan untuk kembali, karena memiliki tantangan baru dengan klub yang selalu berada di hati saya,” ungkap Ancelotti seperti dilansir Okezone, Rabu (2/6).

“Saya pergi dengan membawa semua momen luar biasa bersama Everton. Saya mendoakan yang terbaik untuk klub dan penggemar,” lanjutnya.

Bukan Pilihan Pertama

Carlo Ancelotti yang dikontrak sampai Juni 2024, sedianya bukan pelatih pilihan pertama untuk menggantikan Zinedine Zidane.

Seperti dilansir BolaSport, petinggi klub di ibu kota Spanyol itu sebenarnya menaksir Massimilliano Allegri.

Namun keputusan pengunduran diri Zinedine Zidane terlalu telat, sehingga Massimiliano Allegri lebih dulu memutuskan kembali melatih Juventus, Jumat (28/5).

Kemudian Raul Gonzalez yang masih melatih Real Madrid Castilla, disiapkan sebagai opsi. Selanjutnya Los Blancos berusaha mendekati Antonio Conte yang telah meninggalkan Inter Milan.

Namun ide tersebut tak diteruskan, karena Antonio Conte dianggap tak sesuai dengan filosofi dan metodologi Real.

Pilihan bergeser kepada Mauricio Pochettino. Namun pembicaraan stagnan, karena Mauricio Pochettino kesulitan memutus kontrak dengan Paris Saint-Germain.

Real Madrid enggan berkonfrontasi dengan Paris Saint-Germain, karena bisa dinilai membahayakan negosiasi untuk mendatangkan Kylian Mbappe atau Neymar da Silva di kemudian hari.

Akhirnya pilihan jatuh kepada Carlo Ancelotti. Pun proses negosiasi dan pemutusan kontrak dengan Everton berlangsung singkat.

Di sisi lain, masih banyak pemain era Carlo Ancelotti yang bertahan di Real Madrid sampai sekarang. Situasi ini bisa memudahkan adaptasi ulang sang pelatih.

Mereka yang masih bertahan adalah Karim Benzema, Luka Modric, Casemiro, Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Isco Alorcon dan Gareth Bale.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Ezzeldin Bahader, Kakek 75 Tahun Cetak Gol di Kompetisi Profesional Mesir
apahabar.com

Sport

Indonesia Masters 2020, Debut Mulus Owi/Apriyani

Sport

Hasil Liga Inggris: Manchester United Ditekuk Leicester, Manchester City Resmi Juara
apahabar.com

Sport

Spurs ke Perempat Final Liga Champions
apahabar.com

Sport

Paman Birin Cup, Pencarian Bibit Pebiliar Kalsel Dimulai

Sport

Kesal Terus Dibandingkan dengan LeBron James, Michael Jordan Angkat Bicara

Sport

Progres Kesiapan PON Papua 2021, Benar Nih Digelar Sesuai Rencana?
apahabar.com

Sport

Alasan Saddil Ramdani Gabung Bhayangkara FC di Liga 1 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com