Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Mengintip GHSS Martapura yang Nyaris Tak Pernah Sepi Pasien Covid-19

- Apahabar.com     Jumat, 25 Juni 2021 - 20:27 WITA

Mengintip GHSS Martapura yang Nyaris Tak Pernah Sepi Pasien Covid-19

Momen di Guest House Sultan Sulaiman Martapura saat salah satu pasien Covid-19 dirujuk dari ke rumah sakit, Kamis (24/6). Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

apahabar.com, MARTAPURA – Hampir satu tahun dijadikan tempat karantina pasien Covid-19 satu-satunya di Kabupaten Banjar, Guest House Sultan Sulaiman (GHSS) Martapura nyaris tidak pernah sepi dari pasien.

GHSS Martapura secara resmi dialihfungsikan menjadi rumah karantina pasien positif Covid-19 sejak 20 Juli 2020, oleh Bupati Banjar kala itu KH Khalilurrahman.

Nur Laila, salah satu perawat di GHSS mengatakan hampir tiap hari selalu ada saja pasien yang berdatangan.

Kendati demikian, namun juga diiringi dengan keluarnya pasien baik itu kerena sudah sembuh atau perlu dirujuk ke rumah sakit.

“Seperti tanggal 22 kemarin keluar berempat, dan ada yang masuk satu orang,” kata Nur Laila kepada apahabar.com.

Dikatakannya, bahwa pihaknya hanya menerima pasien yang tidak bergejala atau hanya bergejala ringan. Jika kondisinya parah maka harus dirujuk ke rumah sakit.

GHSS Martapura dapat menampung 30 orang pasien dengan total 15 kamar. Untuk pelayanan perawatan, ditempatkan 2 orang dokter serta 10 perawat. Selain itu juga dijaga anggota TNI, Polri, Satpol PP, serta BPBD Banjar.

Pernah sekali kosong selama tiga hari. Bukan tidak ada pasien, tapi karena memang dikosongkan untuk sterilisasi secara total.

Untuk Juni ini, dikatakan Nur Laila, belum pernah diisi full oleh pasien, lantaran banyak yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing–masing.

“Bulan Mei kemarin sempat kamar full. Kalau bulan ini pasti ada terus saja kamar yang kosong,” terangnya.

Pantauan apahabar.com, kebetulan ada satu pasien yang mengalami sesak napas dan harus dirujuk ke rumah sakit. Usai dibawa dengan mobil ambulans, kamar yang ditinggalkan itu langsung disterilkan petugas dengan menyemprotkan disinfektan.

Sekedar diketahui, angka kasus Covid-19 hari ini, Jumat (25/6), jumlah terkonfirmasi positif total 87 orang, suspek 16 dan kontak erat 18 orang. Sedangkan jumlah terkonfirmasi positif sejak awal kasus total 2939, sembuh 2759, dan yang meninggal 93 orang.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar, Diauddin mengatakan kasus positif Covid-19 pada Juni mengalami penurunan.

“Secara keseluruhan di Kalsel kasusnya menurun, termasuk di Kabupaten Banjar,” ucapnya. Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan, sebagai ikhtiar mencegah paparan virus corona.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Disbudpar

Kalsel

Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya
apahabar.com

Kalsel

Disebut Dapat dukungan dari Partai Besar di Pilwalkot Banjarmasin, Fajar Desira: Tunggu Pendaftaran
apahabar.com

Kalsel

Satpol PP Pantau Warung Sakadup, Berikut Daftar Lokasinya
Kejahatan

Kalsel

Angka Kejahatan di Banjarmasin Turun Selama 2020
apahabar.com

Kalsel

Curahan Hati Istri Diananta, Jurnalis Kalsel yang Dibui karena Berita
PDAM Bandarmasih

Kalsel

PDAM Bandarmasih Berikan Penghargaan Puluhan Karyawan yang Mengabdi 10-30 Tahun
Jembatan Alalak

Kalsel

Akhirnya, Basit Angkat Bicara Soal Video Viral Terobos Jembatan Alalak!
Tim gabungan Polres Banjar dan Polda Kalsel saat meringkus Inyong, seorang wakar di Gambut

Kalsel

Kembali Berulah, Wakar Gambut yang Lama Buron Terpaksa Didor!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com