Jokowi Tiba di Kalsel, Panggung Alalak Jadi Tontonan Warga BREAKING! Presiden Jokowi Tiba di Kalsel Jelang Peresmian, Jembatan Sei Alalak Belum Ditutup Total Kunjungi Tanbu, Warga Berharap Jokowi Ikut Tanam Mangrove di Pulau Burung Truk Terbalik di Balangan Belum Dievakuasi, 8 Jam Listrik Padam

Menteri hingga Gubernur Dapat Ultimatum Jokowi Soal Laporan BPK

- Apahabar.com     Jumat, 25 Juni 2021 - 13:57 WITA

Menteri hingga Gubernur Dapat Ultimatum Jokowi Soal Laporan BPK

Presiden Jokowi. Foto: Dok. Sekretariat Negara RI

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para jajaran menteri, pimpinan lembaga, dan kepala daerah untuk segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam IHPS Semester II-2020.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam penyampaian LHP LKPP dan IHPS II Serta Penyerahan LHP Semester II Tahun 2020 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Saya minta kepada para menteri, para lembaga dan kepala daerah agar semua rekomendasi pemeriksaan BPK segera ditindaklanjuti dan diselesaikan,” kata Jokowi, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (25/6/2021).

Jokowi mengutarakan dalam situasi yang belum sepenuhnya pulih karena pandemi Covid-19, pemerintah tetap berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah pusat.

“Karena itu saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada BPK yang di tengah berbagai keterbatasan, aktivitas dan mobilitas di masa pandemi telah melaksanakan pemeriksaan atas LKPP dengan tepat waktu,” katanya.

“Alhamdulillah opininya adalah wajar tanpa pengecualian. WTP merupakan pencapaian yang baik di tengah tahun yang berat. Ini adalah WTP yang kelima yang diraih pemerintah berturut-turut sejak 2016,” katanya.

Predikat WTP, sambung dia, bukanlah tujuan akhir. Jokowi menegaskan pemerintah ingin mempergunakan uang rakyat dengan sebaik-baiknya, dikelola dengan transparan dan akuntabel, serta memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan sampai ke masyarakat.

“Karena itu pemerintah akan akan sangat memperhatikan rekomendasi2 BPK dalam mengelola pembiayaan APBN. Defisit anggaran dibiayai dengan memanfaatkan sumber pembiayaan yang aman, dilaksanakan secara responsif, mendukung kebijakan counter technical dan mendukung akselerasi pemulihan ekonomi,” tegasnya.

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mahasiswa ULM Banjarmasin Gaet Best of The Best IndonesiaNEXT 2019
apahabar.com

Nasional

MK Siap Terima Pengajuan Uji Materi Hasil Revisi UU KPK
PPKM Level IV

Nasional

Jika PPKM Level IV Diperpanjang, Pengusaha Ajukan Sejumlah Pelonggaran
apahabar.com

Nasional

Mayat dalam Koper Diduga Dimutilasi Orang Dekat Korban
apahabar.com

Nasional

Perayaan Imlek Nasional, Presiden: Ayo Kerja Lebih Keras
apahabar.com

Nasional

Swafoto dengan Para Guru Jokowi : Profesi Guru Tak Tergantikan Mesin
apahabar.com

Nasional

Kewenangan Camat di Kawasan Perbatasan Akan Ditambah, Ini Alasan BNPP
Tambang

Nasional

Polri Bongkar 455 Kasus Tambang dan Perkebunan Ilegal Sepanjang 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com