Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Milad Sukarno, Prabowo Ingin Indonesia Dihormati Dunia

- Apahabar.com Minggu, 6 Juni 2021 - 14:16 WIB

Milad Sukarno, Prabowo Ingin Indonesia Dihormati Dunia

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri meresmikan patung Bung Karno di depan gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (6/6). Foto-Arsip Istimewa

apahabar.com, JAKARTA –
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap Indonesia mampu menjadi bangsa yang mandiri dan dihormati seluruh dunia. Prabowo menyampaikan itu saat mengenang kelahiran presiden pertama Indonesia, Sukarno.

“Semoga cita-cita beliau terwujud, Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri. Indonesia dihormati seluruh bangsa di dunia dan rakyat Indonesia meraih kesejahteraan dan kemakmuran,” ucap Prabowo dalam peresmian patung Bung Karno disiarkan kanal Youtube PDI Perjuangan, Minggu (6/6).

Bertepatan dengan hari lahir Sukarno, Prabowo juga meresmikan patung Bung Karno naik kuda di depan gedung Kementerian Pertahanan, Minggu (6/6). Pembuatan patung itu untuk mengenang jasa-jasa Sukarno di masa lalu.

Patung Sukarno menaiki kuda sekaligus mengabadikan momen proklamator Indonesia itu saat menghadiri peringatan Hari Angkatan Perang pertama di Yogyakarta pada 5 Oktober 1946 silam.

“[Sukarno] menjadi inspektur upacara di mana untuk pertama kali Republik Indonesia menunjukkan bahwa Republik Indonesia memiliki angkatan perang yang siap untuk mempertahankan kemerdekaan itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, mantan presiden Megawati Soekarnoputri juga mengenang jasa Sukarno sebagai presiden pertama Indonesia. Mega menyebut Sukarno berjasa dalam menyuarakan perdamaian dunia dalam Konferensi Asia Afrika (KAA).

Putri Sukarno itu mengatakan KAA harus diingat sebagai perjuangan yang tidak boleh dilupakan. Kala itu, Sukarno bersama beberapa tokoh dunia menggagas KAA untuk menentang kolonialisme dan imperialisme di wilayah Asia serta Afrika.

“Kita seharusnya bangga bahawa sebuah konferensi yang mungkin tidak akan ada lagi mengenai asia Afrika itu menjadi milik dunia,” ucap Mega.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19, Ingat Pesan Dokter Cantik Reisa Ini
apahabar.com

Nasional

“Seandainya Semua Orang Paham Kesetaraan Gender”
apahabar.com

Nasional

Mantap, KFC Dukung Penuh Gerakan Non-Plastik Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Covid-19 Masih Tinggi, PSBB Jakarta Berakhir Besok
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Beber Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021
apahabar.com

Nasional

Putra Amien Rais Kecelakaan, Alphard Penyok, Hanafi Rais Luka Berat
apahabar.com

Nasional

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Setuju Pindah Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Pegawai Kemenpora Jadi Korban Tsunami Selat Sunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com