Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Misteri Hilangnya Air Waduk Telagasari di Balikpapan Belum Terpecahkan, Apa Kata BWS

- Apahabar.com     Senin, 14 Juni 2021 - 20:27 WITA

Misteri Hilangnya Air Waduk Telagasari di Balikpapan Belum Terpecahkan, Apa Kata BWS

Kondisi Waduk Telaga Sari di Balikpapan nampak alat pengeboran untuk mengambil sampel tanah guna kepentingan penyelidikan. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan belum mampu memecahkan misteri hilangnya air waduk Telaga Sari, Balikpapan Kota sejak 17 Mei lalu. Nyaris satu bulan berlalu Pemkot masih melakukan penyelidikan yang tak kunjung berakhir.

Meski begitu, kejadian ini dianggap hal biasa oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Pihak BWS telah memberikan masukan kepada Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan setelah menerima informasi kejadian tersebut baru-baru ini.

“Solusi teknisnya itu akan membuat lapisan kedap di bawah bangunan pelimpah atau melapisi genangan dengan lapisan serupa. Bisa menggunakan tanah liat atau pakai geotekstil. Tapi itu tergantung dari hasil investigasi,” Kata Kepala BWS Kalimantan IV, Harya Muldianto pada Senin (14/6) di kantor Pemkot.

Harya menduga hilangnya air waduk lantaran terjadi rembesan yang membuat air surut secara cepat. Dimana air yang merembes itu turut membawa butiran-butiran tanah sehingga menimbulkan gelembung.

“Istilah teknisnya boiling, kalau proses merembes di bawah itu namanya piping,” terangnya.

Ditanya soal anggaran perbaikan? Harta berharap pemkot dapat menggunakan anggaran yang efisien dengan hasil efektif.

“Kalau bisa yang lebih murah, ngapain cari yang mahal,” tuturnya.

Saat ini pintu air sengaja dibuka agar tidak menampung air. Sebab akan beresiko lebih besar bila air tertampung di bendali tersebut. Yakni bisa saja kejadian ambruknya Jalan Piere Tendean di kawasan Bendali Telaga Sari pada tahun 2007 lalu bakal terulang.

“Kalau ditahan, risiko akan lebih besar. Nanti semakin rembes dan terusan di bawah bisa kolaps, runtuh. Lebih berbahaya,” tutupnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Banjir Balikpapan, Petugas Gabungan Berjibaku Bantu Warga yang Terjebak
apahabar.com

Kaltim

Iduladha 1440 H, Kaltim Surplus Hewan Kurban
apahabar.com

Kaltim

H3 Lebaran, Kemenhub Apresiasi APT Pranoto

Kaltim

Pembunuhan Sadis Suami Sembelih Istri dan Anak di Bengalon, Pelaku Belum Bisa Dimintai Keterangan

Kaltim

Besok, Pemkot Siapkan 2.000 Dosis Vaksin Bagi Warga KTP Luar Balikpapan
Pemulung di Samarinda

Kaltim

Ambil Besi Dalam Air, Pemulung di Samarinda Ditemukan Tewas
Laut Balikpapan

Kaltim

Pria yang Ditemukan Mengapung di Laut Balikpapan Mengaku Lompat dari Kapal, Ini Ceritanya
apahabar.com

Kaltim

Pacu Investasi, Kaltim Bawa Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Jepang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com