BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Nadiem Soroti Bullying Online, Ribuan Pelajar Terlibat

- Apahabar.com     Jumat, 25 Juni 2021 - 07:20 WITA

Nadiem Soroti Bullying Online, Ribuan Pelajar Terlibat

Mendikbud RI, Nadiem Makarim. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menyoroti kasus perundungan di internet atau bullying online yang dialami pelajar.

Ia mengaku prihatin karena banyak mendapati perilaku negatif di media sosial yang melibatkan pelajar.

“Baik sebagai pelaku, maupun korban. KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) telah mencatat kenaikan yang signifikan dalam perundungan daring pada pelajar sejak tahun 2011 sampai 2019, yakni mencapai 2.473 orang,” katanya melalui konferensi video, dilansir dari CNNIndonesia, Kamis (24/6).

Nadiem yakin pengguna media sosial di Indonesia begitu masif seiring dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses terhadap gawai. Namun menurutnya, fenomena ini belum diimbangi dengan tingkat literasi digital dan media sosial yang baik.

Dengan keadaan pandemi yang memaksa siswa menggunakan internet terus menerus, Nadiem khawatir siswa jadi semakin rentan dengan perundungan di dunia maya.

“Semakin ke sini teknologi dan dunia digital menjadi hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita, termasuk dunia pendidikan. Kami telah menjadikan pendidikan literasi digital sebagai perhatian khusus,” tuturnya.

Ia menilai kondisi ini semakin penting diperhatikan seiring dengan fokus kebijakan kementeriannya yang ingin mewujudkan digitalisasi sekolah. Nadiem menjelaskan digitalisasi sekolah tidak hanya terbatas pada penyediaan infrastruktur, namun juga menerapkan literasi digital.

Nadiem mengatakan pihaknya sudah berupaya mendorong literasi digital pada siswa sejak 2017. Ia menyebut saat ini pengetahuan tersebut terus diupayakan dengan kebijakan merdeka belajar yang mendorong lingkungan belajar yang suportif.

“Agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman, tidak hanya di sekolah dan dalam kelas, tetapi juga di dunia maya,” tambah Nadiem.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Haul Guru Sekumpul, Saiful Kayuh Gerobak Sampah ke Martapura
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ingatkan Indonesia Masuk Peringkat 3 Penderita TBC Terbanyak di Dunia
Jokowi

Nasional

Cabut Perpres Investasi Miras, Twitter Jokowi Banjir Pujian
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tambah Opsi Baru, Cuti Lebaran Digeser Saat Idul Adha
apahabar.com

Nasional

Sri Mulyani Masuk Daftar Wanita Berpengaruh Dunia
apahabar.com

Nasional

143 Ribu Paspor Calon Jamaah Haji Siap Diproses Visa
Covid-19

Nasional

Varian Covid-19 asal Indonesia Dipantau WHO

Nasional

Jokowi Minta Soal Vaksin Covid-19 Jangan Tergesa-gesa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com